Berita Viral Terkini

Pertamina dan Pelita Air Bawa Produk UMKM Meluncur di Ketinggian 35 Ribu Kaki

Marthen PalutunganPublished 25 Jul 2026 - 19.400 Reads
Bagikan WhatsAppX
Pertamina dan Pelita Air Bawa Produk UMKM Meluncur di Ketinggian 35 Ribu Kaki
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Pernahkah Anda membayangkan produk perawatan tubuh tradisional Bali atau kain tenun khas Nusantara ditawarkan kepada penumpang di ketinggian lebih dari 35.000 kaki? Sensasi belanja unik inilah yang kini dihadirkan oleh PT Pertamina (Persero) bekerja sama dengan PT Pelita Air Service melalui program bertajuk PAS Sky Shop. Kolaborasi strategis ini membuka etalase baru bagi produk-produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal untuk menjangkau pasar yang lebih luas langsung dari dalam kabin pesawat.

Langkah inovatif ini diresmikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Kamis (23/7). Corporate Secretary Pertamina, Arya Dwi Paramita, menegaskan bahwa kemitraan ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Melalui inisiatif ini, Pertamina tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi nasional tetapi juga berkontribusi pada pencapaian Asta Cita Presiden, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja berkualitas dan mengembangkan jiwa kewirausahaan di kalangan masyarakat.

Direktur Utama PT Pelita Air Service, Faik Fahmi, menyambut baik sinergi ini sebagai bentuk nyata kecintaan terhadap produk dalam negeri. Baginya, Pelita Air bukan sekadar sarana transportasi yang menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lain, melainkan juga jembatan yang menggerakkan perekonomian nasional. Dengan menyediakan ruang promosi di atas awan, maskapai ini optimistis dapat membantu pelaku UMKM binaan Pertamina agar semakin dikenal luas oleh masyarakat dan meningkatkan daya saing mereka.

Also Read

Harga Emas Antam Mulai Merangkak Naik Setelah Sempat Anjlok Tajam

Salah satu pelaku usaha yang merasakan langsung dampak positif program ini adalah Komang Yatik, pendiri Bali Ayu Nature. Produsen perawatan tubuh asal Bali ini mengaku bangga produknya kini bisa dipasarkan di dalam penerbangan Pelita Air. Sejak bergabung menjadi UMKM binaan Pertamina, usahanya terus berkembang berkat berbagai pelatihan, promosi, dan kegiatan pencocokan bisnis. Menariknya, sekitar 90 persen tenaga kerja di Bali Ayu Nature adalah ibu rumah tangga, sehingga kesuksesan produk ini terbang tinggi turut berdampak langsung pada kesejahteraan keluarga di sekitar tempat usahanya.

Dampak sosial serupa juga dirasakan oleh Rosilawati, pendiri Uwaisgen dari Klungkung, Bali. Produk tas berbahan kain tenun tradisional buatannya kini dapat ditemukan oleh para penumpang Pelita Air melalui PAS Sky Shop. Rosilawati mengungkapkan rasa bangganya karena karya para pengrajin lokal dihargai tinggi. Program ini dinilai sangat membantu para pengrajin tenun tradisional, yang mayoritas adalah perempuan, untuk mempertahankan mata pencaharian sekaligus menciptakan peluang kerja baru di daerah asal mereka.

Also Read

Pemerintah Tetapkan Tarif Baru Layanan Hukum demi Lindungi UMKM dan Musisi

Keunikan lain dari program ini ditunjukkan oleh Adabina Scarves yang didirikan oleh Heni Danasworo. Berbeda dengan produk lainnya, Adabina Scarves menghadirkan koleksi hijab dan mukena eksklusif bermotif batik Nusantara yang hanya bisa dibeli di atas pesawat Pelita Air. Produk ini tidak dijual di toko online maupun offline milik mereka, menjadikannya suvenir yang sangat istimewa bagi para pelancong. Melalui kolaborasi kreatif ini, langit bukan lagi batas bagi UMKM Indonesia untuk terus tumbuh, mandiri, dan bersaing di kancah yang lebih luas.

Berita Terbaru Lainnya

Paling Banyak Dibaca