Berita Viral Terkini

Polisi Buru Perampok yang Sayat Penjaga Kios BRILink di Morowali

Rimba NainggolanPublished 25 Jul 2026 - 10.130 Reads
Bagikan WhatsAppX
Polisi Buru Perampok yang Sayat Penjaga Kios BRILink di Morowali
Ilustrasi Kriminal. Foto: Republika - Nasional.
A-A+

Keheningan pagi di Desa Bahomotefe, Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali, mendadak pecah pada Kamis (23/7) sekitar pukul 10.43 Wita. Sebuah kios agen layanan perbankan BRILink yang biasanya menjadi pusat transaksi harian warga sekitar, berubah menjadi panggung aksi kekerasan yang sangat mencekam. Seorang perempuan muda penjaga kios berinisial S (24) harus berhadapan dengan situasi hidup dan mati saat menjalankan tugasnya seorang diri di dalam bilik kecil tersebut. Kejadian ini mengejutkan warga sekitar yang tidak menyangka aksi kriminalitas nekat dapat terjadi di siang bolong.

Kios yang terletak tepat di depan Puskesmas Bahomotefe itu mendadak menjadi sasaran empuk kejahatan karena posisinya yang terbuka dan minimnya pengamanan fisik. Pelaku, seorang pria misterius yang identitasnya masih diselidiki, masuk tanpa peringatan dan langsung melayangkan senjata tajam ke arah korban. S yang saat itu sedang bekerja sendirian tidak sempat menyelamatkan diri atau meminta pertolongan, mengakibatkan tubuhnya menerima beberapa luka sayatan senjata tajam dari sang perampok yang bertindak sangat brutal.

Setelah berhasil melumpuhkan korban yang tidak berdaya, pelaku dengan cepat menjarah laci penyimpanan uang di meja kasir. Uang tunai sebesar Rp15 juta yang sedianya digunakan untuk mempermudah transaksi nasabah setempat berhasil dibawa kabur pelaku dalam hitungan menit saja. Kompol I Nyoman Raka Arya Wiyasa, Wakapolres Morowali, mengonfirmasi bahwa korban S saat ini masih menjalani perawatan medis intensif di Puskesmas Bahomotefe akibat luka-luka yang dideritanya, sementara kepolisian terus melakukan pengejaran secara intensif terhadap pelaku.

Also Read

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Setelah Menegur Aksi Vandalisme

Kepolisian Resor Morowali langsung bergerak cepat setelah menerima laporan mengenai insiden berdarah tersebut. Tim penyidik segera dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara mendalam serta memasang garis polisi guna menjaga sterilitas area. Petugas juga telah mengamankan beberapa barang bukti fisik di sekitar kios yang diharapkan dapat menjadi petunjuk penting untuk mengungkap identitas pelaku yang melarikan diri setelah melancarkan aksinya.

Peristiwa tragis ini memicu perhatian publik mengenai pentingnya sistem keamanan pada agen-agen perbankan skala kecil yang tersebar di pelosok daerah. Menanggapi kerawanan ini, Polres Morowali mengeluarkan imbauan keras kepada masyarakat, khususnya para pemilik usaha serupa, agar memperketat keamanan tempat usaha mereka. Kompol Nyoman menyarankan pemasangan terali besi atau alat pengaman tambahan lainnya sebagai langkah preventif guna mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan yang kerap mengincar kelengahan penjaga kios yang bekerja sendirian.

Also Read

Rencana Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi Memicu Kekhawatiran Main Hakim Sendiri

Kasus perampokan di Bahomotefe ini menjadi alarm peringatan bagi para pelaku usaha mikro-perbankan di wilayah Sulawesi Tengah. Meskipun keberadaan agen layanan keuangan seperti BRILink sangat membantu mobilitas perekonomian masyarakat pedesaan, faktor keselamatan pekerja tetap harus menjadi prioritas utama. Kini, warga setempat menaruh harapan besar pada aparat kepolisian agar pelaku dapat segera diringkus demi mengembalikan rasa aman dan mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa mendatang.

Berita Terbaru Lainnya

Paling Banyak Dibaca