Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Polisi Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya

Rimba NainggolanDiterbitkan 6 Agu 2026 - 20.30 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Polisi Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya
Foto/Ilustrasi: tirto.id.
A-A+

Polres Metro Jakarta Pusat secara resmi menghentikan proses penyelidikan terkait dugaan kasus penculikan yang menimpa atlet golf nasional, Jesslyn Wijaya. Langkah hukum ini diambil setelah pihak kepolisian memastikan bahwa mereka tidak menemukan adanya unsur pidana dalam peristiwa yang sempat menghebohkan publik tersebut. Penghentian penyelidikan ini dikonfirmasi langsung oleh Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, pada Selasa, 4 Agustus 2026. Roby menegaskan bahwa peristiwa yang dilaporkan sebelumnya itu murni bukan merupakan sebuah aksi penculikan sebagaimana yang ramai diberitakan.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News
Sebelumnya, publik dikejutkan dengan kabar hilangnya Jesslyn yang dilaporkan dijemput paksa oleh sekelompok orang yang tidak dikenal pada 13 Juli lalu. Dalam laporan awal, sang atlet golf dikabarkan sempat berteriak histeris meminta pertolongan saat dibawa pergi dari lokasi kejadian. Namun, teka-teki mengenai keberadaannya segera terjawab hanya berselang satu hari setelah insiden penjemputan tersebut. Jesslyn terdeteksi telah berada di Bangkok, Thailand. Berdasarkan hasil penelusuran lebih lanjut dari pihak kepolisian, Jesslyn ternyata terbang ke luar negeri bersama dengan ibu kandung dan bibinya sendiri.

Melalui sebuah sambungan panggilan video dengan pihak berwajib, Jesslyn kemudian memberikan klarifikasi mengenai keberadaannya di luar negeri tersebut. Ia menegaskan bahwa dirinya kini berada di luar negeri dan pergi ke sana atas kemauan serta kesadarannya sendiri, tanpa ada unsur paksaan dari pihak mana pun. Kendati demikian, penyelidikan kepolisian mengungkap fakta lain yang melatarbelakangi insiden ini. Aksi penjemputan yang awalnya diduga sebagai penculikan tersebut ternyata merupakan skenario yang telah direncanakan oleh pihak keluarga Jesslyn sendiri.

Baca Juga

Peluang Rekrutmen TNI dan Polri Tanpa Tes bagi Anggota Pramuka Garuda

Peluang Rekrutmen TNI dan Polri Tanpa Tes bagi Anggota Pramuka Garuda

Di balik drama penjemputan paksa ini, terdapat konflik asmara yang melatarbelakanginya. Jesslyn diketahui memiliki rencana untuk melangsungkan pernikahan dengan kekasihnya yang bernama Evan pada tahun 2026 ini. Namun, rencana pernikahan tersebut terbentur tembok kokoh karena tidak mendapatkan restu dari pihak keluarga Jesslyn. Faktor kondisi ekonomi Evan yang dianggap lebih rendah dibandingkan keluarga Jesslyn menjadi alasan utama penolakan tersebut. Skenario penjemputan paksa ini pun diduga kuat sengaja dirancang oleh keluarga sebagai upaya untuk mencegah proses pernikahan mereka agar tidak terlaksana.

Hubungan yang tidak harmonis antara Jesslyn dan keluarganya sebenarnya sudah berlangsung cukup lama sebelum insiden penjemputan paksa ini terjadi. Menurut penjelasan dari kuasa hukum Evan, Andi Darti, Jesslyn bahkan pernah melaporkan keluarganya sendiri ke Komnas Perempuan pada Oktober 2025 lalu. Dalam laporan tersebut, Jesslyn mengadukan bahwa dirinya mengalami tindakan pengekangan yang dilakukan oleh keluarganya, termasuk pemutusan akses komunikasi ke luar secara sepihak sehingga ia kesulitan menghubungi orang lain.

Baca Juga

Trotoar di Jalan Alternatif Sentul Rusak Akibat Sering Dilewati Sepeda Motor

Trotoar di Jalan Alternatif Sentul Rusak Akibat Sering Dilewati Sepeda Motor

Meskipun Jesslyn telah memberikan pernyataan resmi melalui panggilan video bahwa kepergiannya ke Bangkok didasari atas kemauan sendiri, pihak Evan masih menaruh kecurigaan. Evan menduga bahwa Jesslyn sebenarnya berada di bawah tekanan tertentu saat memberikan pernyataan tersebut di hadapan petugas. Walau demikian, menyadari situasi keluarga yang sangat rumit serta hasil penyelidikan resmi dari kepolisian yang telah dihentikan, Evan akhirnya memilih untuk bersikap realistis. Evan menyatakan telah mengikhlaskan hubungan asmaranya dengan Jesslyn dan menerima kenyataan bahwa jalinan cinta mereka tidak dapat berlanjut ke jenjang pernikahan.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

penyelidikan polisipolres metro jakarta pusatJesslyn WijayaKomnas Perempuan

Berita Terbaru Lainnya

Peluang Rekrutmen TNI dan Polri Tanpa Tes bagi Anggota Pramuka GarudaTrotoar di Jalan Alternatif Sentul Rusak Akibat Sering Dilewati Sepeda MotorGempa M 5,2 Pangandaran Pemicu Berhenti Darurat 6 Kereta Api di Daop 2 BandungSiasat Agresif Pengemis di Menara Kudus Tarik Baju Peziarah demi Rp 540 Ribu SehariPurbaya Bantah Isu Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Capai Rp16 JutaBadan Gizi Nasional Ancam Tutup Dapur Program Makan Bergizi Gratis yang Picu KeracunanRupiah Menguat ke Level Rp17.913 per Dolar AS pada Kamis PagiPencairan KJP Plus Tahap I Tahun 2026 Dimulai, Cek Status Penerima Melalui JAKI

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  4. 4Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  5. 5Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap