Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Presiden Prabowo Dijadwalkan Umumkan Langsung Paket Insentif Kendaraan Listrik Terbaru

Ding Anyi ApuiDiterbitkan 5 Agu 2026 - 07.11 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Presiden Prabowo Dijadwalkan Umumkan Langsung Paket Insentif Kendaraan Listrik Terbaru
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Pemerintah Indonesia sedang bersiap untuk kembali menggulirkan kebijakan insentif bagi kendaraan listrik dalam waktu dekat. Kabar gembira bagi perkembangan industri otomotif ramah lingkungan ini disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Pengumuman tersebut disampaikan pada saat pembukaan pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang berlangsung di ICE BSD City, Tangerang, pada hari Selasa (4/8/2026). Dalam kesempatan tersebut, Menteri Keuangan mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan mengumumkan secara langsung paket stimulus kendaraan listrik ini kepada publik.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Terkait dengan waktu pengumuman, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan untuk menyampaikan rincian paket stimulus tersebut dalam waktu dua hingga tiga pekan mendatang. Langkah ini menunjukkan komitmen serius dari pemerintah dalam mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan di tanah air. Untuk mendukung program ini, pihak pemerintah tengah menyiapkan alokasi insentif yang ditujukan bagi sekitar 500 ribu unit kendaraan listrik, yang mencakup sepeda motor listrik dan mobil listrik di Indonesia.

Adapun bentuk stimulus yang sedang dipersiapkan oleh pemerintah ini mencakup beberapa jenis keringanan pajak yang cukup signifikan bagi konsumen maupun pelaku industri. Skema insentif yang direncanakan tersebut antara lain berupa pembebasan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) hingga mencapai 100 persen. Tidak hanya itu, pemerintah juga menyiapkan insentif berupa Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 40 persen. Insentif PPN DTP ini akan diberikan khusus bagi kendaraan listrik yang berhasil memenuhi kriteria-kriteria tertentu yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Baca Juga

Pasien Meninggal Dunia Usai Menunggu Delapan Jam, Keluhan Layanan BPJS dan Komentar Medsos Jadi Sorotan

Pasien Meninggal Dunia Usai Menunggu Delapan Jam, Keluhan Layanan BPJS dan Komentar Medsos Jadi Sorotan

Namun, perlu dicatat bahwa kebijakan insentif terbaru yang sedang digodok ini diperkirakan tidak akan menyasar semua jenis kendaraan ramah lingkungan. Kebijakan stimulus ini kemungkinan besar hanya akan berlaku secara khusus untuk kendaraan listrik berbasis baterai atau Battery Electric Vehicle (BEV). Sementara itu, kendaraan dengan teknologi hybrid maupun kendaraan jenis Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) saat ini diperkirakan belum akan dimasukkan ke dalam skema insentif yang sedang dipersiapkan oleh pemerintah tersebut.

Di sisi lain, upaya pengembangan kendaraan ramah lingkungan ini juga telah diselaraskan dengan program pembangunan nasional jangka panjang. Pemerintah telah memasukkan pengembangan mobil nasional dan sepeda motor nasional sebagai salah satu Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) di dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) untuk tahun anggaran 2027. Sejalan dengan program tersebut, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita juga menyatakan bahwa pemerintah akan memberikan prioritas pemberian insentif kendaraan listrik ini bagi mobil dengan merek nasional.

Baca Juga

Deretan Gelar Adat yang Diterima Presiden Joko Widodo dari Berbagai Daerah

Deretan Gelar Adat yang Diterima Presiden Joko Widodo dari Berbagai Daerah

Meskipun prioritas telah ditentukan untuk merek nasional, masih terdapat beberapa hal administratif dan kriteria teknis yang belum diputuskan secara final. Hingga saat ini, pihak pemerintah belum memberikan penjelasan secara rinci mengenai apa saja kriteria yang menentukan sebuah kendaraan dapat dikategorikan sebagai "mobil merek nasional". Selain itu, pemerintah juga belum memberikan konfirmasi resmi mengenai apakah insentif ini nantinya akan diberikan kepada seluruh produsen kendaraan listrik yang melakukan proses produksi di Indonesia, ataukah hanya akan dibatasi secara eksklusif untuk produsen dengan merek nasional saja.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Prabowo SubiantoPurbaya Yudhi SadewaGIIAS 2026insentif kendaraan listrikmobil nasional

Berita Terbaru Lainnya

Pasien Meninggal Dunia Usai Menunggu Delapan Jam, Keluhan Layanan BPJS dan Komentar Medsos Jadi SorotanDeretan Gelar Adat yang Diterima Presiden Joko Widodo dari Berbagai DaerahPermintaan Maaf Nakes Usai Komentar Nirempati Terhadap Pasien Yurizal ViralMenkeu Purbaya Soroti Tantangan Baru Industri Kendaraan Listrik, Stimulus Baru Segera MeluncurPolrestabes Medan Pastikan Mantan Istri Polisi Tewas Bunuh Diri di Medan HelvetiaIHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan ke Level 6.403, Simak Rekomendasi Saham Hari IniIHSG Berpeluang Melanjutkan Penguatan Hari Ini, Cermati Rekomendasi Saham PilihanPutusan MK Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berjalan dengan Penyesuaian Anggaran

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

Hukum & Kriminal

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  4. 4Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
  5. 5Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai KeluhanBerita 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap