Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasiKeuanganSainsEdukasiManajemenReligiBerita NasionalBerita DaerahBerita BudayaHukum & KriminalBeritaKetenagakerjaanPertanianEkonomi dan BisnisEkonomi & BisnisPopuler
Beranda/News

Pria Pencari Istri Menjadi Korban Pengeroyokan di Kalimalang Bekasi

Togar SiregarDiterbitkan 1 Agu 2026 - 19.40 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pria Pencari Istri Menjadi Korban Pengeroyokan di Kalimalang Bekasi
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Kepolisian Resor Metro Bekasi berhasil mengungkap kasus tindak pidana pengeroyokan yang menimpa seorang pria di kawasan Kalimalang, Kabupaten Bekasi. Pria tersebut awalnya datang ke lokasi kejadian dengan niat untuk mencari keberadaan istrinya. Namun, alih-alih menemukan sang istri, pria yang masih berstatus sebagai suami sah tersebut justru menjadi korban tindak kekerasan yang dilakukan oleh sekelompok orang. Dalam insiden yang berujung pada aksi penganiayaan fisik ini, seorang rekan korban yang saat itu ikut mendampingi juga turut menjadi sasaran dan mengalami luka-luka. Pihak kepolisian kini telah mengambil tindakan tegas dengan mengamankan lima orang terduga pelaku.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasi
Peristiwa pengeroyokan ini diketahui terjadi di Jalan Inspeksi Kalimalang, Desa Wangunharja, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, insiden bermula ketika korban mendatangi kawasan Cikarang Utara tersebut secara khusus untuk mencari istrinya. Setibanya di lokasi kejadian, situasi berubah menjadi tegang. Korban diduga kuat terlibat perselisihan dan adu mulut dengan sejumlah orang yang berada di tempat tersebut. Perselisihan yang tidak dapat dihindari itu kemudian memanas hingga berujung pada aksi pengeroyokan yang mengakibatkan korban babak belur akibat kekerasan fisik yang dilakukan secara bersama-sama.

Dampak dari aksi kekerasan tersebut tidak hanya dirasakan oleh sang suami. Rekan korban yang berada di lokasi kejadian untuk menemani pencarian tersebut juga turut mengalami luka-luka akibat serangan dari para pelaku. Setelah berhasil menyelamatkan diri dari pengeroyokan, korban beserta rekannya segera mendatangi pihak berwajib untuk mencari keadilan. Keduanya melaporkan secara resmi kejadian penganiayaan yang mereka alami ke Kepolisian Resor Metro Bekasi. Sebagai bagian dari prosedur hukum dan untuk melengkapi berkas penyelidikan, korban juga telah menjalani pemeriksaan medis forensik atau visum. Hasil visum tersebut nantinya akan digunakan oleh penyidik sebagai alat bukti petunjuk mengenai tingkat luka yang diderita akibat pengeroyokan.

Baca Juga

Kasus TPPU Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, Lima Saksi Mangkir dari Pemeriksaan Kejagung

Kasus TPPU Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, Lima Saksi Mangkir dari Pemeriksaan Kejagung

Merespons laporan tindak pidana dari korban, Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Bekasi langsung bergerak cepat melakukan serangkaian penyelidikan di lapangan. Dari hasil penelusuran dan pengumpulan informasi oleh petugas, identitas para pelaku akhirnya berhasil dikantongi. Polisi kemudian melakukan penangkapan terhadap lima orang pria yang diduga kuat terlibat langsung dalam aksi pengeroyokan tersebut. Kepala Seksi Humas Polres Metro Bekasi, AKP Aliyani, membenarkan adanya penangkapan ini. Beliau menyebutkan bahwa kelima terduga pelaku yang kini telah diamankan oleh pihak kepolisian masing-masing berinisial DFM, A, RR, R, dan DS.

Saat ini, kasus pengeroyokan tersebut masih berada dalam tahap penanganan intensif oleh penyidik Satreskrim Polres Metro Bekasi. Guna membuat terang benderang perkara kekerasan ini, pihak kepolisian tidak hanya memeriksa kelima terduga pelaku. Petugas juga telah memanggil dan meminta keterangan dari sejumlah orang lainnya yang berada di sekitar lokasi untuk bersaksi mengenai kronologi kejadian. Selain mengumpulkan keterangan saksi, penyidik turut mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan erat dengan tindak pidana pengeroyokan tersebut. Kendati demikian, pihak kepolisian belum bersedia merinci lebih lanjut mengenai jenis barang bukti apa saja yang telah disita untuk kepentingan penyidikan ini.

Baca Juga

Polda Metro Jaya Bidik Puluhan Akun Baru dalam Kasus Jaringan Buzzer Berbayar

Polda Metro Jaya Bidik Puluhan Akun Baru dalam Kasus Jaringan Buzzer Berbayar

Atas perbuatan main hakim sendiri yang mereka lakukan, kelima terduga pelaku kini harus bersiap menghadapi ancaman hukuman yang serius. Pihak kepolisian menyangkakan para pelaku dengan Pasal 262 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Menutup keterangannya, pihak Polres Metro Bekasi memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa penanganan perkara pengeroyokan ini akan dilakukan secara profesional dan transparan. Kepolisian memastikan seluruh rangkaian proses hukum akan berjalan secara objektif serta sepenuhnya mematuhi segala ketentuan hukum yang berlaku.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

pengeroyokankriminalBekasiPolres Metro BekasiKalimalang

Berita Terbaru Lainnya

Produksi Minyak Kayu Putih Indonesia Anjlok, Sektor Industri Diminta WaspadaBea Cukai Gagalkan Peredaran 7,915 Ton Narkoba di Indonesia Hingga Juli 2026Terminal LPG Tanjung Sekong Jadi Andalan Pertamina Jaga Pasokan Energi NasionalKasus TPPU Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, Lima Saksi Mangkir dari Pemeriksaan KejagungPolda Metro Jaya Bidik Puluhan Akun Baru dalam Kasus Jaringan Buzzer BerbayarBTS Tarik Karya dari Grammy Awards 2027 Usai Pengumuman Kategori Best Asian PopPenyebab Kaki Kram Saat Tidur dan Tanda Perlu Konsultasi DokterHarga Emas Antam Hari Ini Turun Rp20 Ribu Menjadi Rp2.603.000 per Gram

Paling Banyak Dibaca

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

Olahraga

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

Teknologi

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

25 Jul 2026

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

Politik

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  2. 2Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
  3. 3Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBAOlahraga 路 25 Jul 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid CloudTeknologi 路 25 Jul 2026
Keuangan
Sains
Edukasi
Manajemen
Religi
Berita Nasional
Berita Daerah
Berita Budaya
Hukum & Kriminal
Berita
Ketenagakerjaan
Pertanian
Ekonomi dan Bisnis
Ekonomi & Bisnis

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap