Kembali berjalannya program Makan Bergizi Gratis setelah libur kenaikan kelas mulai memberikan dampak langsung terhadap pergerakan harga komoditas pangan di tingkat peternak. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengakui bahwa penyaluran program pemerintah tersebut ikut mendorong kenaikan harga ayam dan telur di pasaran. Dalam keterangannya di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, pada Senin (27/7), Amran menjelaskan bahwa program makanan bergizi berposisi sebagai pembeli siaga atau offtaker bagi hasil produksi pertanian nasional. Ia menyebutkan bahwa program tersebut menjadi offtaker bagi komoditas yang dihasilkan oleh sekitar 160 juta petani, peternak, dan pekebun di seluruh Indonesia.








