Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi meresmikan Proyek Strategis Nasional (PSN) gasifikasi batu bara menjadi metanol yang berlokasi di Batuta Chemical Industrial Park (BCIP), Kutai Timur, Kalimantan Timur, pada Senin (31/8/2026). Langkah hilirisasi batu bara ini dirancang untuk menekan ketergantungan impor bahan baku kimia sekaligus menghemat devisa negara hingga Rp 7,1 triliun per tahun.
Fasilitas pengolahan tersebut ditargetkan dapat memproduksi sekitar 1,3 juta ton metanol per tahun. Produk akhir yang dihasilkan mengacu pada standar internasional International Methanol Producers and Consumers Association (IMPCA) Grade, sehingga siap diserap untuk berbagai kebutuhan industri dalam negeri.
Pasokan Bahan Baku dan Fasilitas Terintegrasi
Proyek hilirisasi ini dikembangkan oleh PT Bumi Etam Chemical (BEC), entitas patungan antara PT Arutmin Indonesia dan PT Kaltim Prima Coal (KPC). Kawasan industri terpadu ini menempati lahan seluas kurang lebih 943 hektare di dalam area BCIP.
Laba Emiten BUMN Farmasi Ini Melejit 542,43%, Ini Penyebabnya

Untuk menopang target kapasitas 1,3 juta ton metanol per tahun, fasilitas ini akan mengolah batu bara berkalori rendah berkisar 3.300 hingga 3.400 kcal/kg. Kebutuhan pasokan batu bara diperkirakan mencapai 7,70 hingga 7,78 juta ton per tahun.
Kompleks industri gasifikasi ini mencakup serangkaian infrastruktur utama pendukung operasional, antara lain: - Fasilitas unit gasifikasi batu bara - Unit reaktor sintesis metanol - Pembangkit listrik mandiri - Fasilitas pengolahan air (water treatment) - Terminal pelabuhan terintegrasi untuk logistik - Sistem pengendalian emisi yang terhubung dengan teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon (Carbon Capture and Storage/CCS)
Serapan Industri dan Target Commissioning 2029
Metanol yang diproduksi dari proyek gasifikasi ini diproyeksikan untuk memasok kebutuhan industri kimia nasional, khususnya sektor petrokimia dan produksi formaldehida. Selain itu, pasokan metanol menjadi komponen penting untuk mendukung pengembangan Fatty Acid Methyl Ester (FAME) serta pelaksanaan program mandatori biosolar B50.
Tak Berizin, OJK Stop Usaha Dua Platform Pedagang Kripto

Presiden Direktur BEC Rio Supin menyampaikan bahwa proyek ini telah memasuki tahapan perancangan teknis melalui penyusunan Front-End Engineering Design (FEED) dan Engineering, Procurement, Construction, and Commissioning (EPCC) Framework Agreement. Kesepakatan kerja sama teknis tersebut dijalin bersama konsorsium PT Istana Karang Laut (IKL) dan China National Chemical Engineering Co., Ltd. (CNCEC) sejak 29 Juli 2026.
Setelah peresmian dan penyelesaian seluruh tahapan rekayasa teknis serta konstruksi, fasilitas gasifikasi batu bara pertama di Indonesia ini ditargetkan mulai beroperasi secara penuh (commissioning) pada 2029.






