Berita Viral Terkini

Reputasi Pekerja Indonesia Dorong Penguatan Kerja Sama Ketenagakerjaan dengan Turki

Bambang HandayaniPublished 25 Jul 2026 - 07.50 · 1 Reads
Bagikan WhatsAppX
Reputasi Pekerja Indonesia Dorong Penguatan Kerja Sama Ketenagakerjaan dengan Turki
Ilustrasi Politik. Foto: CNBC Indonesia - News.
A-A+

Hubungan diplomatik antara Indonesia dan Turki yang telah terjalin selama puluhan tahun kini memasuki babak baru yang lebih taktis di sektor ketenagakerjaan. Langkah ini dipertegas melalui pertemuan bilateral antara Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, dengan Menteri Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial Republik Turki, Vedat Işıkhan, di Jakarta pada Jumat, 24 Juli 2026. Pertemuan ini tidak hanya menjadi simbol eratnya kemitraan kedua negara, tetapi juga menjadi momentum penting untuk merancang masa depan pelindungan pekerja migran yang lebih kokoh.

Dalam diskusi tersebut, Vedat Işıkhan mengungkapkan pandangan positifnya terhadap kualitas tenaga kerja asal Indonesia. Di mata pemerintah dan masyarakat Turki, pekerja migran Indonesia memiliki reputasi yang sangat baik karena dikenal jujur dan memiliki komitmen tinggi terhadap pekerjaan mereka. Karakter unggul ini berdampak langsung pada lonjakan permohonan izin kerja bagi warga negara Indonesia di Turki yang terus meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Bagi Indonesia, apresiasi tersebut menjadi modal penting dalam memperkuat tata kelola penempatan tenaga kerja di luar negeri. Mukhtarudin menjelaskan bahwa kementeriannya mengemban mandat langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk mereformasi dan memperkuat sistem perlindungan pekerja migran secara menyeluruh. Kunjungan delegasi Turki yang didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi seperti Ali Aybey, Dr. İhsan Esen, Yunus Öz, Samet Güneş, Dr. Selim Dağlıoğlu, dan Reşat Uğur Karacan ini dinilai sebagai pengakuan nyata atas peran strategis Kementerian P2MI.

Also Read

Menteri Pertanian Siapkan Nama Calon Wakil Menteri Baru Pendampingnya

Untuk meresmikan komitmen ini, kedua belah pihak tengah mematangkan penyusunan Memorandum of Understanding (MoU) di bidang ketenagakerjaan. Pihak Indonesia telah mengirimkan draf kesepakatan tersebut dan kini tengah menunggu tanggapan dari kementerian terkait di Turki mengenai jadwal penandatanganan resminya. Kerja sama ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem mobilitas tenaga kerja yang aman, tertib, dan berkelanjutan bagi kedua belah pihak.

Di sisi lain, kolaborasi ini juga memperkuat fondasi sejarah kedua negara. Meski secara formal hubungan diplomatik Indonesia dan Turki baru berjalan 76 tahun, ikatan persaudaraan historis di antara keduanya sebenarnya telah terajut selama hampir empat abad. Kedekatan ini diperkuat oleh visi yang selaras di berbagai forum internasional seperti OKI, G20, dan MIKTA, serta hubungan harmonis antara Presiden Recep Tayyip Erdoğan dan Presiden Prabowo Subianto.

Also Read

Aksi Kepala Badan Gizi Nasional Baru Sidak Dapur Makan Bergizi Gratis Jam Dua Pagi

Sebagai penutup pertemuan, Mukhtarudin menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kunjungan delegasi Turki dan merencanakan kunjungan balasan ke Turki guna mempererat persahabatan ini. Kedua menteri sepakat bahwa sinergi ketenagakerjaan ini akan membuka peluang yang lebih luas bagi tenaga kerja profesional Indonesia untuk berkontribusi di berbagai sektor industri di Turki.

Berita Terbaru Lainnya

Paling Banyak Dibaca