Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/Ekonomi

Tantangan Pemulihan Pariwisata RI, Menilik Strategi Sistem Informasi ala Jepang

Yolanda TobanDiterbitkan 1 Agu 2026 - 16.40 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Tantangan Pemulihan Pariwisata RI, Menilik Strategi Sistem Informasi ala Jepang
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Sektor pariwisata memegang peranan yang sangat krusial dalam menopang sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Industri ini tidak hanya berkontribusi terhadap pendapatan negara, tetapi juga menjadi motor penggerak utama dalam penciptaan lapangan kerja baru bagi masyarakat luas. Selain itu, geliat pariwisata secara langsung menghidupkan berbagai sektor pendukung lainnya di seluruh pelosok tanah air. Sektor-sektor yang ikut tergerak dari aktivitas pariwisata ini antara lain adalah bisnis pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sektor perdagangan, industri jasa restoran dan perhotelan, hingga sektor transportasi serta industri kreatif. Namun, di tengah peran vitalnya tersebut, industri pariwisata nasional saat ini masih harus berjuang keras menghadapi berbagai tantangan berat dalam proses pemulihan pasca-pandemi Covid-19.

Upaya pemulihan sektor pariwisata Indonesia ini menjadi sorotan utama dalam sebuah diskusi di program Squawk Box CNBC Indonesia yang ditayangkan pada hari Rabu, 29 Juli 2026. Dalam tayangan tersebut, Shania Alatas bersama Emmanuela Bungasmara Ega Tirta selaku Commodity Expert dari CNBC Indonesia Research membahas secara mendalam mengenai kondisi terkini serta arah pemulihan sektor pariwisata tanah air. Berdasarkan data dari Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) yang dipaparkan oleh Emmanuela dalam kesempatan tersebut, industri pariwisata Republik Indonesia tercatat masih mengalami penurunan sebesar 4 persen jika dibandingkan dengan kondisi sebelum masa pandemi terjadi. Hal ini secara jelas mempertegas bahwa proses pemulihan industri pariwisata masih membutuhkan perhatian khusus dari berbagai pihak.

Baca Juga

Breaking! BI Catat Utang Luar Negeri RI Tembus US$454,8 M di Juli

Breaking! BI Catat Utang Luar Negeri RI Tembus US$454,8 M di Juli

Meskipun masih menghadapi penurunan dibandingkan dengan periode sebelum pandemi, data statistik kunjungan wisatawan ke Indonesia menunjukkan pergerakan yang berlanjut sepanjang tahun 2026. Hingga bulan Mei 2026, jumlah kunjungan wisata ke Indonesia tercatat telah mencapai angka 1,38 juta pengunjung. Sementara itu, jika dilihat secara keseluruhan sepanjang paruh pertama atau Semester I-2026, Indonesia berhasil mencatatkan kunjungan wisata sebanyak 6 juta kunjungan. Angka-angka ini mencerminkan dinamika pemulihan yang sedang berlangsung di sektor pariwisata secara bertahap. Kualitas kunjungan yang ada pada saat ini juga tercatat memiliki perbedaan dari sebelumnya, yang tentunya menuntut penyesuaian strategi dari para pemangku kepentingan di industri ini.

Menariknya, profil wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia saat ini menunjukkan karakteristik yang spesifik dari segi asal negara. Berdasarkan pemaparan dalam diskusi tersebut, kinerja kunjungan wisata ke Indonesia saat ini banyak didorong oleh kedatangan turis yang berasal dari Yaman dan Rusia. Kehadiran turis dari kedua negara ini memberikan warna baru dalam demografi pengunjung mancanegara di Indonesia. Di sisi lain, wisatawan dari negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura juga tetap berkunjung ke Indonesia. Namun, turis dari Malaysia dan Singapura ini tercatat berkunjung untuk waktu yang singkat. Perbedaan durasi tinggal dan asal negara ini menjadi bagian dari dinamika baru yang dihadapi industri pariwisata nasional saat ini.

Baca Juga

Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 2.592.000 per Gram pada 15 September 2026

Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 2.592.000 per Gram pada 15 September 2026

Untuk mengatasi tantangan pemulihan dan menarik lebih banyak kunjungan turis mancanegara, Indonesia dinilai bisa melihat strategi pengembangan pariwisata dari negara lain, seperti Jepang maupun Arab Saudi. Secara khusus, Indonesia bisa melihat strategi pengembangan pariwisata dari negara Jepang yang terbukti efektif. Negara tersebut dinilai mampu menarik kunjungan turis dengan cara mempermudah sistem dan informasi pariwisata. Dengan menyederhanakan akses informasi serta mempermudah sistem pariwisata, diharapkan ada pelajaran berharga yang bisa diambil untuk diterapkan di dalam negeri. Langkah-langkah strategis seperti ini dipandang perlu untuk terus dieksplorasi guna mendorong kembali pariwisata sebagai salah satu sumber utama pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

pemulihan ekonomiEkonomi IndonesiaCNBC IndonesiaPariwisataOECD

Berita Terbaru Lainnya

WN China Ditangkap karena Buru dan Santap Penyu di Raja AmpatHari Ke-9 Kebakaran TPA Galuga Bogor, Api dan Asap Tak Lagi TerlihatPaduan Olahraga dan Jejaring Bantu Pemulihan Gempa NTT12 Bekantan Mati Gosong Akibat Kebakaran Hutan di Kalimantan SelatanKebakaran Lahan TPS di Cidadap Bandung, 4 Lansia Dilarikan ke RSSodomi ABG, Pemuda Bejat di Muara Angke Jakut Ditangkap PolisiPelaku Karhutla di Inhil Ditangkap Polisi, Ngaku Niat Usir TawonSerial Widow's Bay Mendominasi Emmy Awards 2026

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap