Kebakaran hutan dan lahan di enam provinsi prioritas telah menghanguskan sedikitnya 72.009 hektare lahan gambut. Sebaran area terdampak terkonsentrasi di Kalimantan Barat, Riau, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sumatra Selatan, dan Jambi, dengan ancaman kerusakan ekosistem gambut serta habitat satwa liar.
Sebagian besar area yang terbakar berada di luar konsesi perusahaan. Data pemetaan menunjukkan seluas 57.298,02 hektare merupakan kawasan hutan dan lahan milik masyarakat, sementara 14.711 hektare lainnya berada di area konsesi. Karhutla ini juga memicu ancaman langsung terhadap satwa langka. Di Ketapang, Kalimantan Barat, tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat bersama YIARI mengevakuasi sepasang induk dan anak orang utan, menambah daftar penyelamatan menjadi sembilan individu orang utan dalam sebulan terakhir.
Penegakan Hukum dan Motif Pembakaran Sengaja
Penyelidikan di lapangan mengonfirmasi adanya unsur kesengajaan dalam meluasnya titik api. Aparat penegak hukum telah mengamankan 138 tersangka pelaku pembakaran lahan di berbagai wilayah. Di Kabupaten Siak, Riau, yang mencatat luas kebakaran hingga 5.865 hektare, sebanyak 44 tersangka telah diproses hukum. Sementara di Jambi, petugas mendapati pengakuan salah satu pelaku yang menerima bayaran sebesar Rp500.000 untuk membakar kawasan hutan.
Alat Pacu Jantung jadi Solusi untuk Pasien Aritmia dan Gangguan Pembuluh Darah, Ini Penjelasan Dokter

Selain menyasar pelaku perorangan, sanksi tegas dijatuhkan pada sektor usaha. Sebanyak 42 korporasi telah dijatuhi sanksi berupa pencabutan izin terkait keterlibatan dalam kebakaran lahan di area operasional mereka. Di tingkat nasional, Kementerian Kehutanan masih terus memantau pergerakan 818 titik panas berkategori high confidence.
Upaya Pemadaman dan Pembasahan Gambut
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat api telah berhasil dipadamkan pada area seluas 71.069,65 hektare. Kendati demikian, tim gabungan di lapangan masih berupaya memadamkan sisa kebakaran seluas 939,45 hektare yang masih membara.
Temuan Karbon Organik di Sungai Kuno Mars Perkuat Petunjuk Kehidupan di Planet Merah

Operasi udara diperkuat dengan pengerahan 55 pesawat, yang terbagi atas 19 unit pesawat patroli dan 36 unit pesawat water bombing. BNPB juga menjadwalkan kedatangan tiga armada helikopter Chinook tambahan dari Jepang pada Rabu mendatang untuk ditempatkan di Kalimantan Barat guna mempercepat pemadaman titik api yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
Di sektor infrastruktur sumber daya air, Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan mengerahkan pompa air dan menjalankan normalisasi embung di Kalimantan Selatan. Langkah pembasahan ulang (rewetting) lahan gambut ini difokuskan untuk menjaga kelembapan tanah dan menghentikan penjalaran api di bawah permukaan tanah gambut.






