Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

UPNVJ Dampingi UMKM Papandra Depok Susun Strategi Diversifikasi dan Keuangan

Togar SiregarDiterbitkan 5 Agu 2026 - 07.08 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
UPNVJ Dampingi UMKM Papandra Depok Susun Strategi Diversifikasi dan Keuangan
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta (UPNVJ) sukses melaksanakan program pendampingan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pangan lokal Papandra di Kelurahan Limo, Kota Depok. Program ini berfokus pada penyusunan strategi diversifikasi produk serta penguatan manajemen keuangan untuk menjamin keberlanjutan usaha. Berdasarkan hasil evaluasi akhir, kegiatan ini berhasil mencatatkan peningkatan pemahaman dan keterampilan pengelola usaha yang melampaui target awal.

Program Kemitraan Masyarakat yang bertajuk "Penguatan Manajemen Keuangan Berbasis Data dan Diversifikasi Produk untuk Meningkatkan Keberlanjutan UMKM Pangan Lokal Papandra" ini dipimpin oleh Sufyati HS. Dalam pelaksanaannya, Sufyati didampingi oleh dua anggota tim akademisi lainnya, yaitu Tri Siswantini dan Tati Handayani. Sasaran dari program ini adalah UMKM Papandra, sebuah usaha kuliner lokal yang memproduksi kue garpu atau kue siput, yang dikelola secara langsung oleh Marni Dewi Yanti.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Sebelum adanya pendampingan ini, UMKM Papandra menghadapi sejumlah kendala klasik yang sering dialami oleh pelaku usaha mikro. Beberapa hambatan utama meliputi pencatatan transaksi keuangan yang belum dilakukan secara rutin serta ketiadaan laporan keuangan sederhana. Selain itu, usaha ini juga belum memiliki perencanaan arus kas yang jelas. Masalah krusial lainnya adalah penentuan harga pokok produksi serta penetapan harga jual produk yang selama ini hanya didasarkan pada perkiraan kasar tanpa perhitungan matematis yang matang.

Baca Juga

Pasien Meninggal Dunia Usai Menunggu Delapan Jam, Keluhan Layanan BPJS dan Komentar Medsos Jadi Sorotan

Pasien Meninggal Dunia Usai Menunggu Delapan Jam, Keluhan Layanan BPJS dan Komentar Medsos Jadi Sorotan

Guna mengatasi hambatan-hambatan tersebut, tim pelaksana dari UPNVJ merancang rangkaian kegiatan yang terstruktur. Langkah awal dimulai dengan pelaksanaan survei lapangan pada 13 Mei 2026 untuk memetakan kebutuhan riil mitra. Setelah itu, tim melanjutkan program dengan memberikan pelatihan intensif serta pendampingan berkelanjutan yang berlangsung selama bulan Juni hingga Juli 2026.

Materi pelatihan yang diberikan kepada pengelola UMKM mencakup berbagai aspek penting tata kelola usaha. Pelaku usaha diajarkan mengenai pencatatan transaksi harian, penyusunan laporan laba rugi, serta pembuatan laporan arus kas. Tim juga memberikan pemahaman tentang cara menyusun perencanaan arus kas (cash flow), menghitung harga pokok produksi secara akurat, dan menetapkan harga jual berbasis biaya. Tidak hanya itu, strategi diversifikasi produk juga turut diajarkan dengan memanfaatkan analisis biaya serta potensi pasar yang ada.

Untuk menunjang kelancaran operasional harian Papandra, tim UPNVJ juga menerapkan teknologi tepat guna yang sesuai dengan kebutuhan produksi dan manajemen usaha tersebut. Penerapan teknologi ini diharapkan dapat mempermudah proses produksi sekaligus mempercepat adaptasi pengelola terhadap sistem pencatatan yang baru diajarkan.

Baca Juga

Deretan Gelar Adat yang Diterima Presiden Joko Widodo dari Berbagai Daerah

Deretan Gelar Adat yang Diterima Presiden Joko Widodo dari Berbagai Daerah

Dampak positif dari program pendampingan ini terlihat jelas dari hasil evaluasi yang dilakukan setelah masa pelatihan berakhir. Data evaluasi menunjukkan adanya lonjakan signifikan pada kapasitas pengelolaan usaha. Rata-rata pengetahuan peserta mengenai manajemen keuangan dan diversifikasi meningkat drastis dari yang sebelumnya hanya sebesar 27,2 persen menjadi 89,2 persen.

Peningkatan yang tidak kalah penting juga terjadi pada aspek keterampilan praktis peserta. Keterampilan rata-rata pengelola usaha tercatat naik dari 20,8 persen menjadi 86,2 persen. Pencapaian ini secara signifikan melampaui target batas minimal peningkatan kinerja yang telah ditetapkan sebelumnya oleh tim program, yaitu sebesar 60 persen. Dengan peningkatan kompetensi ini, UMKM Papandra kini memiliki fondasi yang lebih kokoh untuk mengelola keuangan secara mandiri dan mengembangkan variasi produknya di masa mendatang.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

UMKMDepokUPNVJManajemen Keuangan

Berita Terbaru Lainnya

Pasien Meninggal Dunia Usai Menunggu Delapan Jam, Keluhan Layanan BPJS dan Komentar Medsos Jadi SorotanDeretan Gelar Adat yang Diterima Presiden Joko Widodo dari Berbagai DaerahPermintaan Maaf Nakes Usai Komentar Nirempati Terhadap Pasien Yurizal ViralMenkeu Purbaya Soroti Tantangan Baru Industri Kendaraan Listrik, Stimulus Baru Segera MeluncurPolrestabes Medan Pastikan Mantan Istri Polisi Tewas Bunuh Diri di Medan HelvetiaIHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan ke Level 6.403, Simak Rekomendasi Saham Hari IniIHSG Berpeluang Melanjutkan Penguatan Hari Ini, Cermati Rekomendasi Saham PilihanPutusan MK Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berjalan dengan Penyesuaian Anggaran

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

Hukum & Kriminal

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  4. 4Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
  5. 5Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai KeluhanBerita 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap