Pemerintah Kabupaten Blora berhasil mengukir prestasi gemilang dengan menembus jajaran 10 Besar Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) pada tahun 2026. Keberhasilan ini menempatkan Kabupaten Blora sebagai salah satu daerah dengan tingkat daya saing yang tinggi di tingkat Provinsi Jawa Tengah. Pencapaian ini menjadi bukti nyata dari perkembangan positif yang terus ditunjukkan oleh daerah tersebut dalam berbagai aspek penilaian kompetisi antardaerah. Dengan masuknya Blora ke dalam jajaran bergengsi ini, posisi daerah tersebut kini sejajar dengan wilayah-wilayah lain yang memiliki daya saing unggul di tingkat regional Jawa Tengah.
Penghargaan atas pencapaian luar biasa ini diserahkan secara resmi dalam sebuah prosesi yang penuh khidmat. Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, kepada Bupati Blora, Arief Rohman. Momen bersejarah bagi Kabupaten Blora ini dilangsungkan bertepatan dengan momentum Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah. Adapun lokasi penyerahan penghargaan tersebut dipusatkan di Alun-Alun Kidul Boyolali, yang dilaksanakan seusai upacara peringatan hari jadi provinsi pada hari Rabu, 19 Agustus. Kehadiran para pemimpin daerah ini menegaskan pentingnya apresiasi tersebut bagi pembangunan wilayah di Jawa Tengah.
Untuk meraih posisi dalam jajaran 10 Besar Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2026, Pemerintah Kabupaten Blora harus bersaing secara ketat dengan seluruh daerah otonom di Provinsi Jawa Tengah. Secara keseluruhan, terdapat 35 kabupaten dan kota di provinsi tersebut yang dievaluasi daya saingnya. Di antara puluhan daerah tersebut, Blora secara sah berhasil mengamankan tempat di daftar Top 10 Apresiasi IDSD 2026. Dalam daftar elit tersebut, Kabupaten Blora bersanding bersama sembilan daerah berprestasi lainnya di Jawa Tengah. Sembilan daerah tersebut meliputi Kota Surakarta, Kabupaten Kudus, Kabupaten Demak, Kabupaten Kendal, Kabupaten Sragen, Kabupaten Semarang, Kabupaten Batang, Kabupaten Cilacap, dan Kabupaten Temanggung.
Kementerian PU Percepat Penanganan Jalan Nasional Terdampak Gempa Flores

Pengukuran Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) ini bukanlah penilaian sembarangan, melainkan sebuah evaluasi yang terstruktur dan objektif. IDSD merupakan instrumen pengukuran resmi yang dilakukan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Sebagai lembaga resmi negara, BRIN menggunakan instrumen ini untuk mengukur tingkat daya saing daerah secara komprehensif di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah Jawa Tengah. Melalui pengukuran yang dilakukan oleh BRIN ini, setiap kabupaten dan kota dinilai berdasarkan indikator-indikator tertentu yang menunjukkan seberapa siap dan mampunya daerah tersebut dalam bersaing serta mengoptimalkan potensi yang dimilikinya.
Pencapaian Kabupaten Blora masuk ke dalam 10 Besar pada tahun 2026 didukung oleh tren peningkatan skor yang konsisten pada tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data pengukuran resmi, skor Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Kabupaten Blora tercatat sebesar 3,58 pada tahun 2024. Angka tersebut kemudian mengalami kenaikan yang positif pada tahun berikutnya. Pada tahun 2025, skor IDSD Kabupaten Blora berhasil meningkat menjadi 3,70. Kenaikan dari angka 3,58 menjadi 3,70 ini menunjukkan adanya pertumbuhan sebesar 0,12 poin. Peningkatan skor ini menjadi landasan penting yang membawa Pemerintah Kabupaten Blora berhasil menembus jajaran 10 besar daerah paling berdaya saing di Jawa Tengah pada tahun 2026.
Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Tinjau Langsung Distribusi Bantuan Gempa Flores

Secara keseluruhan, pencapaian ini menegaskan komitmen dan hasil kerja keras Pemerintah Kabupaten Blora dalam meningkatkan daya saing daerahnya. Dari penilaian yang dilakukan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) hingga penyerahan penghargaan oleh Gubernur Ahmad Luthfi kepada Bupati Arief Rohman di Alun-Alun Kidul Boyolali, momentum ini menandai babak baru bagi Kabupaten Blora. Dengan bersanding bersama daerah-daerah seperti Kota Surakarta, Kabupaten Kudus, Demak, Kendal, Sragen, Semarang, Batang, Cilacap, dan Temanggung, Blora telah membuktikan kapasitasnya di tingkat Provinsi Jawa Tengah. Peningkatan skor IDSD yang konsisten dari tahun 2024 hingga tahun 2025 menjadi bukti nyata dari perkembangan kompetitif Kabupaten Blora yang kini diakui secara luas.






