Berita Viral Terkini

Danantara Siapkan Sistem Baru untuk Cetak Pemimpin BUMN dari Dalam

Yolanda TobanPublished 25 Jul 2026 - 08.040 Reads
Bagikan WhatsAppX
Danantara Siapkan Sistem Baru untuk Cetak Pemimpin BUMN dari Dalam
Ilustrasi Ekonomi. Foto: Republika - Ekonomi.
A-A+

Masa depan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kini sedang diarahkan menuju babak baru yang lebih profesional dan sistematis. Di bawah komando Badan Pengelola (BP) BUMN sekaligus Danantara, paradigma pengelolaan sumber daya manusia (SDM) di tubuh perusahaan pelat merah tengah dirombak total. Melalui visi besar yang diusung oleh Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, pengelolaan talenta tidak lagi sekadar pelengkap administratif, melainkan pilar utama penentu keberlanjutan korporasi dalam jangka panjang sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam sebuah forum pengembangan kepemimpinan yang berlangsung pada Jumat, 24 Juli 2026, Dony menekankan bahwa keberhasilan transformasi kinerja BUMN yang dirasakan saat ini tidak akan bertahan lama tanpa adanya fondasi SDM yang kokoh. Menurutnya, perbedaan mendasar antara seorang manajer biasa dan pemimpin sejati (CEO) terletak pada komitmen mereka dalam menjaga keberlangsungan perusahaan untuk generasi mendatang. Tanggung jawab mencetak pemimpin masa depan kini diletakkan langsung di pundak para pimpinan BUMN saat ini, guna memastikan tongkat estafet kepemimpinan berjalan mulus.

Also Read

Harga Emas Antam Mulai Merangkak Naik Setelah Sempat Anjlok Tajam

Untuk mewujudkan ekosistem kerja yang adil dan berstandar global, Danantara memperkenalkan sejumlah instrumen baru yang terintegrasi di seluruh grup BUMN. Langkah awal dimulai dengan penerapan Single Grading System dan Job Value, sebuah langkah standardisasi untuk menyelaraskan penilaian serta klasifikasi jabatan di seluruh anak perusahaan. Tak hanya itu, implementasi Job Requirement dan Competency Matrix juga dihadirkan sebagai instrumen objektif dalam menempatkan pegawai. Dengan sistem berbasis kompetensi ini, praktik penempatan jabatan berdasarkan faktor subjektivitas atau hubungan personal seperti suka dan tidak suka dipastikan tidak akan memiliki ruang lagi.

Strategi ini diperkuat dengan pendirian Danantara Corporate University, sebuah lembaga pendidikan yang dirancang khusus untuk menggembleng sekitar 300 talenta terbaik BUMN. Di lembaga ini, para calon pemimpin masa depan akan dibekali dengan standar kompetensi, kapasitas kepemimpinan, hingga kecakapan personal yang seragam. Melalui persiapan matang ini, Danantara menargetkan bahwa pada tahun 2028 dan seterusnya, seluruh posisi strategis seperti direktur utama dan jajaran direksi lainnya harus diisi oleh talenta-talenta internal yang tumbuh dan berkembang dari dalam sistem BUMN sendiri.

Also Read

Mengatasi Ancaman Downtime Industri Lewat Solusi Hybrid Cloud

Pada akhirnya, reformasi yang digulirkan Danantara ini mempertegas bahwa kesuksesan seorang pemimpin BUMN tidak hanya diukur dari laporan keuangan yang hijau hari ini, melainkan dari seberapa banyak pemimpin baru yang berhasil mereka cetak. Dengan membangun sistem kaderisasi yang tertata dan bebas dari nepotisme, BUMN diharapkan mampu berdiri tegak menghadapi tantangan global. Langkah ini diharapkan menjadi fondasi kokoh yang akan menjaga keberlanjutan kontribusi BUMN bagi perekonomian nasional di masa-masa yang akan datang.

Berita Terbaru Lainnya

Paling Banyak Dibaca