Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasiKeuanganSainsEdukasiManajemenReligiBerita NasionalBerita DaerahBerita BudayaHukum & KriminalBeritaKetenagakerjaanPertanianEkonomi dan BisnisEkonomi & BisnisPopuler
Beranda/Hukum

KPK Tahan Empat Tersangka Kasus Korupsi Asuransi Perkapalan Pelni di Jasindo, Kerugian Negara Capai Rp15,6 Miliar

Bambang HandayaniDiterbitkan 31 Jul 2026 - 18.00 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
KPK Tahan Empat Tersangka Kasus Korupsi Asuransi Perkapalan Pelni di Jasindo, Kerugian Negara Capai Rp15,6 Miliar
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi telah melakukan penahanan terhadap empat orang tersangka yang diduga kuat terlibat dalam kasus dugaan korupsi. Perkara tindak pidana korupsi ini berkaitan erat dengan pembayaran komisi atas asuransi perkapalan milik badan usaha milik negara, yakni PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau yang lebih dikenal dengan sebutan Pelni. Pembayaran komisi tersebut dilakukan oleh PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) atau

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasi
Jasindo
, di mana rentang waktu kejadian dugaan korupsi ini tercatat berlangsung selama periode tahun 2015 hingga tahun 2020. Penahanan ini merupakan tindak lanjut dari proses hukum yang terus didalami oleh lembaga antirasuah tersebut guna mengungkap tuntas penyimpangan yang terjadi.

Upaya paksa berupa penahanan terhadap keempat orang tersangka tersebut dilakukan oleh tim penyidik setelah serangkaian proses pemeriksaan. Para tersangka diketahui telah menjalani proses pemeriksaan yang berlangsung hingga Kamis malam, 30 Juli. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, memberikan pernyataan dan konfirmasi mengenai langkah penahanan ini melalui sebuah keterangan tertulis yang disampaikan kepada publik pada hari yang sama. Budi Prasetyo menegaskan bahwa penyidik KPK mengambil langkah penahanan guna memperlancar jalannya proses penyidikan lebih lanjut atas kasus dugaan korupsi asuransi perkapalan ini.

Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, tepatnya di Gedung Merah Putih KPK, keempat tersangka tampak digelandang oleh pihak berwenang menuju mobil tahanan. Proses pemindahan para tersangka ke kendaraan tahanan tersebut terjadi pada sekitar pukul 20.38 Waktu Indonesia Barat (WIB). Keempat tersangka yang ditahan tersebut memiliki latar belakang jabatan yang berbeda-beda, baik dari pihak perusahaan badan usaha milik negara maupun dari pihak perusahaan swasta yang terlibat dalam pusaran kasus ini.

Baca Juga

Oegroseno Jelaskan Proses Hibah dan Pengadaan Lahan Sepolwan ke Kortas Tipidkor Polri

Oegroseno Jelaskan Proses Hibah dan Pengadaan Lahan Sepolwan ke Kortas Tipidkor Polri

Tersangka pertama yang ditetapkan dan ditahan oleh KPK adalah Untung Hadi Santoa. Ia diketahui pernah menduduki jabatan strategis sebagai Direktur Pemasaran dan Korporasi di PT Jasindo untuk periode masa jabatan mulai dari bulan Desember 2013 hingga bulan Oktober 2018. Tersangka kedua adalah Eko Yuni Triyanto, yang pada masa jabatannya bertugas sebagai Manajer Manajemen Risiko di Biro Enterprise Risk Management & Litbang PT Pelni untuk periode tahun 2012 sampai dengan bulan Mei 2015. Keterlibatan pejabat dari kedua perusahaan pelat merah ini menjadi fokus utama dalam konstruksi perkara yang tengah diusut.

Selain dua nama dari perusahaan negara tersebut, KPK juga menahan dua orang tersangka lainnya yang berasal dari pihak perusahaan swasta. Tersangka ketiga adalah Yohanes Priyo Iriantono, yang menjabat sebagai Direktur di PT Inovasi Vahana Indonesia selama periode tahun 2015 hingga tahun 2020. Sementara itu, tersangka keempat adalah Zulchaibar, yang diketahui memegang posisi sebagai Komisaris di PT Nusantara Proteksi Mandiri. Keempat pihak ini diduga saling terkait dalam pelaksanaan pengadaan dan pembayaran komisi asuransi perkapalan yang berujung pada kerugian negara.

Budi Prasetyo lebih lanjut menjelaskan mengenai masa penahanan yang akan dijalani oleh para tersangka. Keempat tersangka tersebut akan menjalani masa penahanan untuk dua puluh hari pertama. Masa penahanan awal ini terhitung mulai tanggal 30 Juli sampai dengan tanggal 19 Agustus 2026. Untuk lokasi penahanan, seluruh tersangka akan ditempatkan di Rumah Tahanan (Rutan) Cabang Gedung Merah Putih KPK. Penempatan di fasilitas tahanan ini dilakukan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku di lingkungan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Baca Juga

KPK Tahan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Asuransi Perkapalan Pelni dan Jasindo

KPK Tahan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Asuransi Perkapalan Pelni dan Jasindo

Dalam penjelasan mengenai konstruksi perkara, Budi Prasetyo mengungkapkan bahwa para tersangka diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum yang berkaitan dengan pekerjaan asuransi perkapalan dari PT Pelni. Pelaksanaan pekerjaan asuransi perkapalan tersebut diketahui dilakukan dengan cara penunjukan langsung kepada PT Jasindo. Metode penunjukan langsung inilah yang diduga menjadi celah terjadinya perbuatan melawan hukum yang melibatkan keempat tersangka dari berbagai instansi tersebut.

Lebih rinci mengenai nilai dari proyek yang diduga menjadi objek korupsi, jumlah total nilai kontrak pekerjaan asuransi perkapalan tersebut selama rentang waktu tahun 2015 hingga 2020 diketahui mencapai angka sebesar Rp263 miliar. Dari total nilai kontrak yang sangat besar tersebut, perbuatan melawan hukum yang diduga dilakukan oleh para tersangka telah berdampak pada keuangan negara. Berdasarkan hasil penghitungan resmi yang telah dilakukan oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), kasus dugaan korupsi pembayaran komisi asuransi ini telah menimbulkan kerugian keuangan negara yang jumlahnya mencapai Rp15,6 miliar.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KPKKorupsiBudi PrasetyoBPKPJasindoPelni

Berita Terbaru Lainnya

Pemangkasan DBH Jakarta Capai Rp15 Triliun, HNW Sebut Pramono Anung Miliki Jalur Tol ke DPROegroseno Jelaskan Proses Hibah dan Pengadaan Lahan Sepolwan ke Kortas Tipidkor PolriPrabowo Panggil Destry Damayanti, Purbaya, dan Danantara ke Istana Usai Perry Warjiyo MundurDisparpora Bone Bolango Antisipasi Penurunan Wisatawan Akibat Cuaca EkstremAPTRI Dukung Kebijakan Wajib Bangun Kebun Tebu bagi Pabrik Gula RafinasiJadwal SEA V-Cup 2026 Putri 31 Juli, Indonesia Tantang Thailand di Laga PembukaSultan HB X dan Pater Arturo Sosa Soroti Esensi Kepemimpinan di Kongres XI WUJA YogyakartaKPK Tahan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Asuransi Perkapalan Pelni dan Jasindo

Paling Banyak Dibaca

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

Olahraga

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

Teknologi

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

25 Jul 2026

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

Politik

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  2. 2Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
  3. 3Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBAOlahraga 路 25 Jul 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid CloudTeknologi 路 25 Jul 2026
Keuangan
Sains
Edukasi
Manajemen
Religi
Berita Nasional
Berita Daerah
Berita Budaya
Hukum & Kriminal
Berita
Ketenagakerjaan
Pertanian
Ekonomi dan Bisnis
Ekonomi & Bisnis

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap