Peristiwa kebakaran hebat melanda satu unit mobil berjenis minibus, yakni Daihatsu Grand Max, di kawasan Jalan Soekarno-Hatta atau Bypass. Insiden kebakaran kendaraan roda empat ini secara spesifik terjadi di wilayah Kecamatan Tanjung Senang, Kota Bandar Lampung. Peristiwa yang berlangsung pada malam hari tersebut langsung menyita perhatian publik dan para pengguna jalan yang kebetulan melintas di lokasi kejadian. Hal yang membuat insiden ini semakin menjadi sorotan adalah fakta bahwa pengemudi atau sopir dari mobil tersebut justru kabur melarikan diri dan meninggalkan kendaraannya yang sedang dilalap si jago merah.
Tidak berselang lama setelah kejadian, rekaman video yang memperlihatkan mobil terbakar tersebut beredar luas dan menjadi viral di berbagai platform media sosial. Dalam video yang beredar, insiden ini memicu kecurigaan publik mengenai muatan yang ada di dalam kendaraan. Berdasarkan suara dari perekam video yang beredar di media sosial, dinarasikan bahwa mobil Daihatsu Grand Max tersebut diduga kuat tengah membawa bahan bakar minyak atau BBM. Lebih lanjut, perekam video tersebut juga menarasikan dugaannya bahwa BBM yang diangkut oleh mobil itu merupakan BBM hasil pengecoran, sebelum akhirnya kendaraan tersebut mengalami kebakaran hebat di tengah jalan.
Terkait insiden kebakaran kendaraan ini, pihak berwenang dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung segera mengambil tindakan cepat. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan, memberikan keterangan resmi mengenai peristiwa tersebut. Menurut penuturan Anthoni Irawan, pihak pemadam kebakaran menerima laporan masuk mengenai adanya mobil yang terbakar pada hari Rabu, tanggal 29 Juli 2026. Laporan darurat dari masyarakat tersebut diterima oleh petugas Damkarmat Kota Bandar Lampung pada sekitar pukul 23.21 WIB, menjelang tengah malam.
Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

Mendapat laporan darurat tersebut, petugas pemadam kebakaran langsung bergerak sigap menuju lokasi tempat kejadian perkara. Untuk memastikan api dapat segera dikendalikan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung mengerahkan kekuatan dari tiga pos yang berbeda. Total sebanyak tiga unit armada pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi, yang masing-masing diberangkatkan dari Pos Siaga Tanjung Senang, Pos Siaga Labuhan Ratu, serta dari Markas Komando atau Mako Tendean. Berkat respons cepat dari para petugas, armada pemadam kebakaran dilaporkan sudah tiba di titik lokasi kebakaran pada sekitar pukul 23.24 WIB.
Setibanya di lokasi kejadian di jalur Bypass tersebut, petugas pemadam kebakaran mendapati kondisi mobil yang sudah terbakar hebat. Objek yang terbakar dipastikan adalah satu unit mobil Daihatsu Grand Max yang saat itu telah sepenuhnya dilalap oleh kobaran api. Petugas di lapangan juga mendapati identitas kendaraan tersebut, yakni memiliki nomor polisi BE-8047-AMI. Tanpa membuang waktu, personel pemadam kebakaran langsung melakukan upaya pemadaman dan pendinginan secara intensif untuk melokalisasi titik api. Seluruh rangkaian proses pemadaman kendaraan yang terbakar itu berlangsung selama kurang lebih satu jam dan baru dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 00.26 WIB.
BMKG Catat 14.993 Gempa Susulan Guncang Flores Sejak 15 Agustus

Dalam keterangan resminya, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran mobil ini. Mengingat sopir telah kabur dari lokasi, petugas hanya fokus pada penanganan api dan pengamanan area. Terkait pemicu insiden, hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa kebakaran tersebut diduga kuat dipicu oleh adanya korsleting pada sistem pengapian kendaraan. Percikan api yang timbul akibat korsleting pada sistem pengapian itu kemudian diduga menyambar bagian tangki bahan bakar. Kondisi inilah yang menyebabkan api dengan sangat cepat membesar dan menghanguskan seluruh bagian mobil Daihatsu Grand Max tersebut.






