Pemasangan pagar pembatas dengan tinggi sekitar 2,5 hingga 3 meter di beberapa pusat perbelanjaan besar di wilayah Jakarta dan Surabaya tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial. Sejumlah mal besar yang dilaporkan memasang pagar tinggi tersebut di antaranya adalah Mal Kota Kasablanka dan Gandaria City yang berlokasi di Jakarta. Langkah serupa juga terlihat di beberapa titik pusat perbelanjaan di Surabaya, seperti Pakuwon Mall Surabaya, Pakuwon City Mall, Royal Plaza, serta Tunjungan Plaza. Kehadiran pagar-pagar ini memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat mengenai alasan di balik langkah pengelola mal tersebut.
Merespons fenomena yang ramai diperbincangkan ini, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan rencananya untuk meminta pihak pengelola mal dan pusat perbelanjaan segera membongkar kembali pagar tinggi yang baru saja dipasang tersebut. Saat berada di kawasan Blok M, Jakarta, Pramono berjanji akan melakukan koordinasi intensif dengan jajaran TNI, Polri, serta aparat penegak hukum lainnya demi memastikan keamanan di wilayah ibu kota. Ia menekankan komitmennya untuk terus menjaga Jakarta agar selalu aman dan kondusif bagi masyarakat. Ia menduga bahwa pemasangan pagar ini berkaitan erat dengan desas-desus mengenai rencana aksi demonstrasi besar-besaran yang dikabarkan akan digelar pada bulan Agustus mendatang, sama seperti situasi pada tahun lalu.








