Netizen dan media sosial kembali membuktikan kekuatannya dalam mendesak perubahan di ruang publik Jakarta. Setelah kondisi memprihatinkan bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi viral di jagat maya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta langsung mengambil langkah taktis. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo turun langsung meninjau lokasi reruntuhan sekolah di Jakarta Selatan tersebut pada Jumat, 24 Juli 2026. Dalam kunjungannya, Pramono secara terbuka menyampaikan permohonan maaf karena baru mengetahui kondisi sekolah yang sebenarnya sudah roboh sejak tahun 2024 itu, dan berjanji segera mempercepat proses pembangunan kembali.
Saat menyusuri ruang-ruang kelas yang kini dipenuhi puing bangunan dengan mengenakan helm proyek, Pramono mengamati detail struktur yang tersisa. Ia menilai bahwa robohnya bangunan sekolah ini sangat dipengaruhi oleh kualitas konstruksi masa lalu yang tidak lagi layak. Dari hasil pengamatan visualnya, kerangka bangunan yang direnovasi terakhir kali pada tahun 2011 itu tampak berkarat di beberapa bagian sehingga kehilangan kekuatan strukturalnya. Pramono menekankan bahwa kegagalan konstruksi seperti ini tidak boleh terulang lagi pada proyek-proyek fasilitas publik di masa depan.
Menteri Pertanian Siapkan Nama Calon Wakil Menteri Baru Pendampingnya

Sebagai tindak lanjut dari rapat koordinasi yang digelar sehari sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta menetapkan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi sebagai salah satu prioritas utama pembangunan dengan anggaran mencapai Rp48,1 miliar. Anggaran ini merupakan bagian dari paket pembenahan infrastruktur pendidikan darurat. Tiga sekolah lain yang juga diprioritaskan karena kondisi serupa adalah SMA Negeri 102 Jakarta dengan alokasi sebesar Rp67,5 miliar, SD Negeri Cempaka Putih Barat 03 senilai Rp48,4 miliar, serta gabungan SD Negeri Papanggo 01 dan TKN Papanggo 01 dengan anggaran Rp74,1 miliar. Total dana yang disiapkan untuk keempat proyek mendesak ini menyentuh angka sekitar Rp249 miliar.
Kebijakan mempercepat pembangunan empat sekolah ini diambil di tengah pengetatan anggaran daerah. Pada rancangan awal tahun 2026, Pemprov DKI sebenarnya menargetkan renovasi untuk 22 sekolah di seluruh Jakarta. Namun, akibat pemotongan anggaran yang signifikan, hanya tujuh sekolah yang akhirnya mendapatkan alokasi dana, hingga akhirnya dikerucutkan kembali menjadi empat sekolah skala prioritas. Sementara menunggu gedung baru mereka selesai dibangun, para siswa SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi akan menumpang belajar di gedung SDN Kebayoran Lama Selatan 11 untuk sementara waktu.
Aksi Kepala Badan Gizi Nasional Baru Sidak Dapur Makan Bergizi Gratis Jam Dua Pagi

Proses konstruksi fisik ditargetkan dapat mulai berjalan paling lambat pada September 2026. Guna mengantisipasi penyimpangan spesifikasi bangunan seperti yang terjadi pada renovasi tahun 2011, Pramono membentuk tim investigasi dan inventarisasi khusus untuk mengawasi jalannya proyek. Langkah pembentukan tim pengawas independen ini mendapat dukungan penuh dari Anggota DPRD DKI Jakarta Rani Mauliani. Pihak legislatif berjanji akan mengawal ketat kinerja tim tersebut agar tidak ada lagi ruang kelas yang membahayakan keselamatan generasi penerus bangsa akibat kelalaian pembangunan.






