Penyelenggaraan The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 menjadi momentum penguatan peran energi baru terbarukan di tanah air. PT Pertamina (Persero) bersama anak usahanya, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE), menegaskan kesiapan memperluas pemanfaatan panas bumi guna mendukung kemandirian energi nasional sekaligus menyelaraskan langkah dengan agenda transisi energi pemerintah.
Apa arahan pemerintah terkait pemanfaatan energi panas bumi pada IIGCE 2026? Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan jajaran pemerintah untuk menciptakan berbagai terobosan energi alternatif. Langkah strategis ini diarahkan demi menekan ketergantungan Indonesia terhadap pasokan energi impor dan mempercepat penguatan ketahanan energi nasional berbasis sumber daya domestik.
Bagaimana langkah korporasi Pertamina merespons instruksi tersebut? Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri yang hadir langsung pada IIGCE 2026 menegaskan komitmen perseroan dalam mengakselerasi transformasi menuju bisnis energi rendah karbon. Pertamina menempatkan ekspansi panas bumi atau geotermal sebagai pilar utama untuk memperkuat pasokan energi bersih nasional yang berkelanjutan.
Kajian Sumber Polusi Udara Jakarta Perlu Dilakukan secara Komprehensif

Kerja sama apa saja yang diresmikan antara Pertamina Group dan PLN? Sinergi antar-BUMN terwujud melalui penandatanganan dua Letter of Intent (LoI) antara PT PLN (Persero) dengan konsorsium PGE dan PT PLN Indonesia Power (PLN IP). Kolaborasi ini menyasar pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulubelu Bottoming Unit dan PLTP Lahendong Bottoming Unit. Kedua wilayah operasi tersebut, yakni PLTP Ulubelu dan PLTP Lahendong, selama ini telah terbukti menjadi tulang punggung pasokan listrik di Lampung serta Sulawesi Utara.
Wilayah baru mana yang ditugaskan kepada PGE untuk eksplorasi panas bumi? Kementerian ESDM menerbitkan Surat Keputusan (SK) mengenai Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi (PSPE) panas bumi di wilayah Cubadak Panti, yang mencakup wilayah Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat, Sumatra Barat. Direktur Utama PGE Ahmad Yani menyatakan amanah ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 sekaligus memperkuat fondasi ketahanan energi di daerah.
Minat Investasi Emas Tinggi, Ekosistem Bulion Berpotensi Terus Tumbuh

Bagaimana catatan sejarah perkembangan panas bumi yang diluncurkan pada kegiatan tersebut? PGE meluncurkan buku berjudul Menjaga Masa Depan Energi Bangsa: 100 Tahun Panas Bumi Indonesia yang diserahkan secara simbolis kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Dokumentasi ini merangkum rekam jejak industri geotermal nasional sejak pengoperasian sumur KMJ-3 di Kamojang pada 1926, yang terus menghasilkan uap kering dan menjadi tonggak awal industri panas bumi di Indonesia.






