Kepolisian Resor Kota Banyumas tengah melakukan penyelidikan intensif menyusul insiden jatuhnya korban akibat ambruknya fasilitas penonton pada sebuah ajang balap tingkat nasional. Fasilitas yang mengalami kerusakan tersebut adalah tribune VIP yang dibangun khusus untuk gelaran Speed Fest #2. Acara ini merupakan bagian dari Kejuaraan Nasional Drift Seri ketiga yang diselenggarakan pada tahun 2026. Peristiwa rubuhnya area penonton ini mengambil tempat di kompleks Gedung Olahraga Satria yang berlokasi di Purwokerto, Kabupaten Banyumas. Insiden tersebut terjadi tepat pada saat rangkaian acara penutupan kejuaraan otomotif itu sedang dilangsungkan.
Guna mengungkap penyebab pasti dari insiden yang membahayakan keselamatan penonton tersebut, aparat kepolisian langsung mengambil langkah cepat dengan memanggil sejumlah pihak terkait. Kepala Kepolisian Resor Kota Banyumas, Komisaris Besar Petrus Silalahi, memimpin langsung proses pengumpulan bahan keterangan dari berbagai saksi. Menurut keterangan resminya, pihak kepolisian telah memanggil dan melakukan pemeriksaan terhadap sepuluh orang. Bahkan, jumlah saksi yang dimintai keterangan hingga Minggu malam dilaporkan mencapai lebih dari sepuluh individu. Mereka yang diperiksa difokuskan pada orang-orang yang mengetahui secara langsung bagaimana kegiatan balap tersebut dilaksanakan di lapangan.








