Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiPendidikanBusinessNationalPopuler
Beranda/Ekonomi dan Bisnis

RI Kejar IEU CEPA Mulai Tahun Depan, 90,4% Pos Tarif Langsung Jadi 0%

Uria KilaDiterbitkan 22 Agu 2026 - 04.48 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
RI Kejar IEU CEPA Mulai Tahun Depan, 90,4% Pos Tarif Langsung Jadi 0%
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

Pemerintah Indonesia terus mengambil langkah proaktif dalam memperkuat hubungan kerja sama ekonomi dengan pihak Uni Eropa, salah satunya dengan mempercepat proses implementasi perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif atau Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU CEPA). Langkah percepatan tersebut dibahas secara mendalam dalam sebuah dialog strategis yang digelar oleh Pemerintah Indonesia bersama Delegasi Uni Eropa dan para Duta Besar Negara-Negara Anggota Uni Eropa. Pertemuan penting ini difokuskan untuk mematangkan koordinasi serta mempercepat terwujudnya kesepakatan dagang yang telah dirintis kedua belah pihak.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa IEU CEPA memiliki arti yang sangat penting dan dipandang sebagai sebuah game changer. Perjanjian ini dinilai mampu memperkuat sektor perdagangan, meningkatkan investasi, mendorong diversifikasi rantai pasok global, serta memperkokoh ketahanan ekonomi bilateral di kawasan ASEAN maupun kawasan Indo-Pasifik. Keberadaan kesepakatan IEU CEPA ini pun menjadi semakin krusial bagi perekonomian nasional mengingat fasilitas perdagangan Generalised Scheme of Preferences (GSP) yang selama ini dimiliki Indonesia dijadwalkan akan segera berakhir pada akhir tahun ini.

Melalui implementasi IEU CEPA yang ditargetkan dapat mulai berlaku pada awal tahun depan, Indonesia berpeluang meraih manfaat keterbukaan akses pasar yang sangat signifikan. Dalam skema kesepakatan tersebut, sebanyak 90,4 persen pos tarif ekspor Indonesia akan langsung menjadi 0 persen, sedangkan 8,37 persen pos tarif lainnya akan berkurang secara bertahap. Penurunan dan penghapusan pos tarif perdagangan ini diharapkan dapat memperluas jangkauan ekspor berbagai produk dan komoditas unggulan nasional ke negara-negara Eropa, mulai dari produk kelapa sawit, alas kaki, kopi, furnitur, komoditas sektor pertanian dan perikanan, hingga perangkat telekomunikasi.

Baca Juga

BSI Catatkan Kinerja Solid di Semester I 2026, Jumlah Nasabah Capai Rekor Tertinggi

BSI Catatkan Kinerja Solid di Semester I 2026, Jumlah Nasabah Capai Rekor Tertinggi

Di sisi sebaliknya, keberadaan IEU CEPA juga akan memberikan keuntungan timbal balik bagi pihak Uni Eropa, yakni terbukanya akses pasar Indonesia yang jauh lebih luas bagi industri maupun konsumen di Eropa, sekaligus menjamin ketersediaan pasokan produk yang jauh lebih kompetitif. Bersamaan dengan itu, Pemerintah Indonesia juga aktif mendorong masuknya investasi dari Uni Eropa pada sektor-sektor bernilai tambah tinggi. Sektor-sektor prioritas yang didorong tersebut meliputi industri manufaktur maju, energi terbarukan, ekosistem kendaraan listrik (EV), sektor digital, hingga farmasi, guna mendukung proses alih teknologi dan mempercepat transformasi industri domestik di tanah air.

Terkait progres administratif dan legalitas, dokumentasi perjanjian IEU CEPA dalam versi bahasa Inggris diharapkan dapat segera dirampungkan, dengan target proses penandatanganan kesepakatan pada bulan Oktober mendatang. Setelah penandatanganan dilakukan, dokumen perjanjian IEU CEPA akan langsung dibawa ke Parlemen Uni Eropa untuk melalui tahapan ratifikasi. Duta Besar Uni Eropa Denis Chaibi menyampaikan bahwa ratifikasi perjanjian ini diyakini akan memicu minat dan antusiasme yang kuat bagi perusahaan-perusahaan Eropa untuk menanamkan modal dan berinvestasi di Indonesia. Sejalan dengan agenda tersebut, Komisioner Perdagangan dan Keamanan Ekonomi Uni Eropa Maros Sefcovic juga dijadwalkan untuk melakukan kunjungan kerja ke Indonesia pada akhir Oktober atau awal November nanti.

Baca Juga

OJK Dorong Rekening SimPel Jadi Latihan Mandiri Finansial Pelajar NTT

OJK Dorong Rekening SimPel Jadi Latihan Mandiri Finansial Pelajar NTT

Sementara itu untuk proses pengesahan di dalam negeri, Menteri Perdagangan diketahui telah melakukan konsultasi intensif dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Pemerintah Indonesia berencana menggunakan mekanisme Peraturan Presiden (Perpres) setelah berdiskusi dengan DPR, sehingga proses implementasi regulasi di tingkat nasional dapat terlaksana dengan lebih cepat. Di samping itu, keterlibatan aktif sektor dunia usaha dalam menyongsong kemitraan ini turut diperkuat melalui usulan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) mengenai pembentukan Joint Task Force. Keberadaan tim kerja bersama ini memungkinkan para pelaku bisnis untuk terlibat langsung dalam persiapan CEPA, baik pada tingkatan teknis maupun secara bilateral dengan berbagai Negara-Negara Anggota Uni Eropa.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Perdagangan Internasionalekspor indonesiauni eropa

Berita Terbaru Lainnya

Persaingan Perbankan Makin Sengit, Asbanda Ingin BPD Lebih KompetitifBudiawansyah Mundur dari Kursi Direksi Vale Indonesia (INCO), Ini Penjelasan dan Rekam JejaknyaMengenal Penyebab Matahari Merah di Palangka Raya, karena Kebakaran dan Efek Optik AtmosferCek Citra Satelit Kebakaran Hutan di Kalimantan dari Web NASALive Streaming Futsal Timnas Indonesia vs Noia Spanyol 2026 Tayang di YouTube Sport77 OfficialKAMMI Tolak Rencana Demo 27 Agustus di DPR RI Demi Jaga Ketertiban UmumOrmas-ormas Pati Gelar Doa Bersama, Kompak Sepakat Jaga KondusivitasRektor Unsoed dan Lima Orang Lainnya Ditetapkan Jadi Tersangka Pemerasan Penerimaan Mahasiswa Baru oleh KPK

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

RMIT Dorong Industri Game Indonesia Naik Kelas di Tengah Potensi 153 Juta Pemain

Teknologi

RMIT Dorong Industri Game Indonesia Naik Kelas di Tengah Potensi 153 Juta Pemain

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  3. 3Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiPendidikanBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap