Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Sengketa Yayasan di Balik Temuan Senjata di Sekolah Swasta Pondok Pinang

Uria KilaDiterbitkan 7 Agu 2026 - 23.40 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Sengketa Yayasan di Balik Temuan Senjata di Sekolah Swasta Pondok Pinang
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Penemuan ratusan senjata di sebuah sekolah swasta yang berada di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, kini memicu perhatian luas dari masyarakat. Kendati demikian, peristiwa temuan senjata ini dinilai tidak berdiri secara terpisah dari dinamika organisasi lembaga pendidikan tersebut. Kubu mantan ketua yayasan pendidikan terkait, IWD, menegaskan bahwa polemik mengenai temuan senjata di fasilitas sekolah swasta itu tidak dapat dipisahkan dari sengketa kepengurusan yayasan yang melatarbelakanginya. Saat ini, perkara perselisihan kepengurusan yayasan tersebut masih terus bergulir di ranah peradilan perdata, tepatnya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News
.

Dinamika dan konflik tata kelola di lingkungan yayasan pendidikan ini telah berlangsung selama kurun waktu beberapa bulan terakhir. Pihak yang saat ini menduduki dan menguasai sekolah diketahui telah mengambil alih fisik yayasan secara langsung sejak bulan April 2026. Implikasi nyata dari tindakan pengambilalihan fisik sejak April 2026 tersebut dirasakan secara langsung oleh pihak IWD. Sejak momen pengambilalihan fisik yayasan tersebut terjadi, kubu IWD tidak lagi memiliki akses sama sekali ke dalam lingkungan sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan itu.

Kondisi di mana kubu IWD tidak mempunyai akses ke fasilitas sekolah berlangsung terus-menerus sejak bulan April 2026 hingga memasuki bulan Agustus 2026. Perkembangan baru kemudian muncul di bulan Agustus 2026 ketika pihak yang saat ini menguasai fisik sekolah tiba-tiba memanggil aparat kepolisian ke lokasi. Pemanggilan pihak kepolisian tersebut dilakukan secara mendadak terkait dengan adanya polemik temuan senjata di dalam area sekolah. Langkah ini yang kemudian membawa masalah temuan senjata tersebut ke ranah pemeriksaan aparat kepolisian.

Baca Juga

Kemensos Bentuk Tim Khusus Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen

Kemensos Bentuk Tim Khusus Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen

Mengenai inti dari seluruh perdebatan dan polemik yang terjadi, Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin sekaligus kuasa hukum IWD, Alhadid Endar Putra, memberikan penjelasan resmi pada Kamis malam, 6 Agustus 2026. Alhadid menerangkan bahwa pokok atau inti permasalahan sebenarnya berakar pada sengketa internal di tingkat jajaran pembina yayasan. Berdasarkan keterangan Alhadid, perselisihan kepemimpinan ini melibatkan tiga orang pembina yayasan. Dalam konteks dinamika internal tersebut, konfigurasi perselisihan terjadi antara dua pembina di satu pihak berhadapan dengan satu pembina di pihak lainnya, sehingga pada hakikatnya merupakan sengketa dua melawan satu.

Sengketa mengenai keabsahan dan tata kelola kepembinaan yayasan ini masih diproses dan diuji di jalur hukum perdata Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Pihak IWD memilih untuk menempuh dan menghormati seluruh alur proses hukum yang berjalan di pengadilan tersebut guna menyelesaikan masalah kepembinaan secara legal. Sementara itu, untuk persoalan temuan senjata yang menjadi perhatian aparat penegak hukum, kubu IWD terus memberikan klarifikasi secara kooperatif kepada pihak kepolisian agar persoalan tersebut dapat ditangani secara jelas dan objektif.

Baca Juga

25 Siswa dan Guru di Bogor Diduga Keracunan Usai Menyantap Menu Makan Bergizi Gratis

25 Siswa dan Guru di Bogor Diduga Keracunan Usai Menyantap Menu Makan Bergizi Gratis

Dalam menyikapi kelanjutan kasus ini, pihak IWD menyampaikan rencana langkah komunikasi publik yang akan diambil setelah tahapan-tahapan hukum terlaksana. Pihak IWD kini tengah menunggu terbitnya putusan perdata dari Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mengenai sengketa kepembinaan yayasan. Selain menunggu putusan pengadilan perdata, kubu IWD juga memantau perkembangan penanganan perkara senjata melalui Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) dari kepolisian. Setelah putusan perdata keluar dan proses di kepolisian mendapat kejelasan melalui SP2HP, pihak IWD berencana untuk mengadakan rilis pers secara terbuka guna menjelaskan posisi dan fakta persoalan kepada publik.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

jakarta selatanPengadilan Negeri Jakarta PusatPondok PinangSengketa YayasanIWDAlhadid Endar Putra

Berita Terbaru Lainnya

Kemensos Bentuk Tim Khusus Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen25 Siswa dan Guru di Bogor Diduga Keracunan Usai Menyantap Menu Makan Bergizi GratisKorlantas Polri Pastikan Isu Tilang Manual Menyeluruh dan Kenaikan Denda 150 Persen Adalah HoaksDokter di NTT Minta Maaf Usai Cibir Pasien BPJS Terkait Ruang JenazahKejagung Periksa Don Ritto dan Delapan Saksi Swasta Terkait Kasus TPPU Febrie AdriansyahTim 9 Kejagung Agendakan Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Rutan KPK Hari IniMantan Ketua DPRD Ponorogo Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi Tunjangan PerumahanKejaksaan Agung Jadwalkan Pemeriksaan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Terkait Kasus TPPU

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap