Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/Politik

Sikap Santai Washington Hadapi Rencana Penghapusan Pemilu di Nikaragua

Bambang HandayaniDiterbitkan 25 Jul 2026 - 22.55 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Sikap Santai Washington Hadapi Rencana Penghapusan Pemilu di Nikaragua
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Dalam peta geopolitik Washington, tidak semua rezim otoriter diperlakukan setara. Ketika Amerika Serikat mengambil langkah agresif untuk menekan Kuba dan Venezuela, Nikaragua justru mendapatkan perlakuan yang relatif lebih lunak. Padahal, Presiden Daniel Ortega baru-baru ini secara terang-terangan menyatakan niatnya untuk mengakhiri sistem pemilihan umum di negaranya. Keengganan Gedung Putih untuk segera memperketat sanksi atau melakukan intervensi langsung menunjukkan adanya perhitungan strategis yang pragmatis sekaligus tebang pilih dalam diplomasi luar negeri Paman Sam.

Faktor utama di balik sikap santai ini adalah rendahnya nilai strategis Nikaragua dibanding tetangganya di Amerika Latin. Kai Thaler, seorang akademisi studi global dari Universitas California, Santa Barbara, menjelaskan bahwa bagi politisi AS seperti Marco Rubio, isu Kuba jauh lebih krusial. Selain itu, Nikaragua tidak memiliki daya tarik ekonomi berupa cadangan minyak melimpah seperti yang dimiliki Venezuela. Hal ini membuat isu Nikaragua kerap tergeser ke baris belakang dalam daftar prioritas kebijakan luar negeri Amerika Serikat.

Baca Juga

Ngenes! Tragedi 19 Kebakaran Kapal di Laut RI Biang Keroknya Sama

Ngenes! Tragedi 19 Kebakaran Kapal di Laut RI Biang Keroknya Sama

Di sisi lain, rezim Ortega di Managua juga pandai memainkan kartu diplomatik mereka. Tak lama setelah AS melancarkan operasi terhadap Venezuela di awal tahun, Nikaragua mengirimkan sinyal kompromi dengan membebaskan puluhan tahanan politik yang diminta Washington. Mereka juga kembali menerapkan syarat visa bagi warga Kuba demi menekan gelombang migrasi ke utara. Meskipun AS sempat menjatuhkan sanksi baru kepada wakil presiden dan dua putra Ortega pada April lalu, tindakan tersebut dinilai lebih bersifat simbolis ketimbang upaya nyata untuk meruntuhkan rezim.

Menurut Manuel Orozco dari Inter-American Dialogue, kehati-hatian Washington berakar pada kekhawatiran akan dampak buruk yang tidak terprediksi. Intervensi yang terlalu agresif saat ini dikhawatirkan justru memicu krisis kemanusiaan baru, lonjakan migrasi massal, atau represi politik yang lebih brutal oleh rezim Sandinista. AS tampaknya lebih memilih strategi jangka panjang dengan membiarkan stagnasi politik internal dan kesulitan ekonomi melemahkan rezim Ortega dari dalam secara perlahan, sembari terus mendorong reformasi bertahap menjelang pemilu 2027.

Baca Juga

Anggota DPR Eva Stevany Buka Suara Namanya Masuk Desil 4 Rentan Miskin

Anggota DPR Eva Stevany Buka Suara Namanya Masuk Desil 4 Rentan Miskin

Retorika anti-Amerika yang sering digaungkan Ortega pun dinilai para pengamat hanya berfungsi sebagai konsumsi politik domestik untuk menjaga loyalitas basis pendukungnya. Di balik layar, stabilitas rezim saat ini masih cukup kuat berkat kendali ketat atas aparat keamanan. Dengan usia Ortega yang kini menginjak 80 tahun, peran istrinya sekaligus Wakil Presiden Rosario Murillo menjadi kian dominan, diiringi spekulasi suksesi kepada putra mereka, Laureano Ortega. Alih-alih perubahan kekuasaan yang demokratis, masa depan Nikaragua tampaknya akan tetap berada di bawah cengkeraman dinasti keluarga tersebut, sebuah realitas yang tampaknya siap ditoleransi oleh Washington untuk saat ini.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Amerika SerikatgeopolitikNikaraguaDaniel OrtegaSanksi Internasional

Berita Terbaru Lainnya

Berita Duka, Akademisi dan Penulis Airlangga Pribadi Kusman Meninggal DuniaSah! Sarjito Ucap Sumpah Jabatan Jadi KE Pengawas Bursa Mineral OJKKPK Periksa Eks Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi, Ini yang DigaliPenampakan Terkini Anak Krakatau dari KRI Lepu, Abu Vulkanik Membumbung 2,1 KmPria Ditemukan Meninggal di GBK, Sempat Kirim Sinyal SOS dan Unggah Pesan di MedsosBreaking! Rupiah Menguat 0,65%, Dolar AS Kini Turun ke Rp17.510Pemprov DKI Alokasikan Rp 250 Juta untuk Kajian Ikan Sapu-Sapu di Perubahan APBD 2026Hampir 50 Persen Dana Presiden untuk Penanganan Gempa NTT sudah Disalurkan

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap