Sebanyak lebih dari 1,43 juta calon mahasiswa telah memiliki akun resmi untuk mengikuti rangkaian Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) tahun 2025. Bagi para calon pendaftar, pemahaman menyeluruh terhadap alur dan aturan teknis menjadi kunci utama mengingat panitia memberlakukan ketentuan ketat pada setiap tahapan seleksi.
Kapan jadwal pendaftaran dan pelaksanaan UTBK-SNBT 2025?
Pendaftaran UTBK-SNBT 2025 dibuka mulai 11 Maret hingga 27 Maret 2025. Ketua Tim Penanggung Jawab SNPMB 2025, Eduart Wolok, menegaskan bahwa seluruh proses pendaftaran ditutup sesuai batas waktu tanpa adanya kebijakan perpanjangan. Seluruh rangkaian kegiatan pada hari yang telah ditentukan beroperasi dengan jadwal yang dimulai dan diakhiri pada pukul 15.00 WIB. Pelaksanaan ujian tulis dijadwalkan berlangsung pada 23 April 2025.
Siapa saja yang memenuhi syarat untuk mendaftar?
Pendaftaran Beasiswa Unggulan Kemendikbudristek dan Ketentuan Beasiswa LPDP 2026

Jalur UTBK-SNBT 2025 terbuka bagi siswa lulusan SMA, SMK, MA, atau sederajat serta lulusan Paket C tahun 2023, 2024, dan 2025. Syarat batas usia peserta ditetapkan maksimal 25 tahun terhitung per 1 Juli 2025. Peserta hanya memiliki kesempatan mengikuti ujian sebanyak satu kali, dan nilai UTBK yang diperoleh hanya sah digunakan untuk seleksi penerimaan mahasiswa baru tahun 2025 serta tidak dapat dialihkan ke tahun berikutnya.
Apa saja materi ujian dan ketentuan khusus program studi?
Materi yang diujikan dalam UTBK-SNBT 2025 terdiri atas dua kelompok utama, yakni Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Literasi. Peserta yang mengambil pilihan program studi pada bidang Seni dan/atau Olahraga diwajibkan menyertakan dokumen portofolio sebagai bagian dari syarat penilaian kompetensi keahlian.
Berapa biaya pendaftaran dan bagaimana mekanisme pembayarannya?
3 Klaster Kasus Rektor Unsoed, Ada yang Bayar Rp 650 Juta Masuk FK, tapi Ketolak

Biaya pendaftaran UTBK-SNBT 2025 ditetapkan sebesar Rp 200.000 per peserta. Pembayaran biaya seleksi ini dapat diselesaikan melalui jaringan bank mitra yang ditunjuk, yaitu Bank Mandiri, BNI, BTN, BRI, dan BSI. Peserta program KIP Kuliah dibebaskan dari biaya pendaftaran, dengan ketentuan fasilitas tersebut hanya berlaku untuk pilihan program studi di perguruan tinggi negeri lingkungan Kemdiktisaintek.
Kampus mana saja yang tercatat menerima peserta terbanyak?
Dalam distribusi daya tampung SNPMB 2025, empat perguruan tinggi negeri di Jawa Timur berhasil menembus jajaran 20 besar penerima peserta terbanyak nasional. Universitas Negeri Surabaya menempati posisi puncak secara nasional dengan menerima 8.813 peserta. Universitas Brawijaya di Malang menempati jajaran atas dengan menerima 5.764 peserta, Universitas Negeri Malang berada di peringkat ke-11 nasional dengan 4.464 peserta, dan Universitas Jember mencatat penerimaan sebanyak 4.138 peserta.






