Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan program insentif kendaraan listrik dengan target ambisius mencakup masing-masing 100.000 unit mobil listrik dan 100.000 unit sepeda motor listrik untuk tahun ini. Rencana besar yang diungkapkan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada Mei 2026 tersebut menandai langkah konkret negara dalam mempercepat transisi energi di sektor transportasi. Di tengah persiapan kebijakan ini, fokus perhatian tertuju pada bagaimana insentif akan didistribusikan. Pemerintah menetapkan arah yang jelas bahwa dukungan fiskal ini akan diprioritaskan untuk kendaraan listrik yang menggunakan baterai berbasis nikel-mangan-kobalt atau nickel-manganese-cobalt (NMC), sebuah langkah strategis untuk memaksimalkan potensi sumber daya alam yang melimpah di dalam negeri.








