Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasiKeuanganSainsEdukasiManajemenReligiBerita NasionalBerita DaerahBerita BudayaHukum & KriminalBeritaKetenagakerjaanPertanianEkonomi dan BisnisEkonomi & BisnisPopuler
Beranda/Olahraga

UEFA Ancam Boikot Seluruh Kompetisi FIFA Buntut Rencana Penjualan Saham Piala Dunia

Rimba NainggolanDiterbitkan 31 Jul 2026 - 10.02 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
UEFA Ancam Boikot Seluruh Kompetisi FIFA Buntut Rencana Penjualan Saham Piala Dunia
Foto/Ilustrasi: tirto.id.
A-A+

Konfederasi Sepak Bola Eropa (UEFA) bersama dengan 55 federasi negara anggota mereka telah mengeluarkan peringatan keras kepada Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA). Peringatan tersebut berupa ancaman pemboikotan terhadap seluruh turnamen yang diselenggarakan oleh badan pengatur sepak bola dunia tersebut. Langkah drastis ini diambil sebagai bentuk penolakan terhadap rencana FIFA yang ingin menjual sebagian saham kejuaraan Piala Dunia kepada pihak investor swasta.

Ancaman pemboikotan dari benua Eropa ini tidak main-main dan disepakati setelah UEFA menggelar pertemuan penting dengan para anggotanya pada hari Kamis, 30 Juli 2026. Dalam pertemuan tersebut, seluruh perwakilan negara Eropa sepakat untuk mengambil sikap tegas terhadap wacana privatisasi kompetisi sepak bola paling bergengsi di dunia itu. Melalui sebuah pernyataan resmi, pihak UEFA menegaskan bahwa sebagai hasil dari diskusi hari itu, tidak ada tim nasional anggota UEFA yang akan berpartisipasi dalam kompetisi FIFA mana pun selama usulan ini masih ada. Keputusan pemboikotan ini akan terus berlaku dan ditegakkan selama usulan penjualan saham tersebut belum dicabut secara resmi.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasi

Sikap penolakan ini didasari oleh pandangan UEFA bahwa Piala Dunia bukanlah sekadar komoditas komersial. Pihak UEFA menyatakan bahwa mereka dan 55 asosiasi anggotanya bersepakat untuk menolak secara bulat dan tegas usulan FIFA terkait pengalihan hak kepemilikan atas Piala Dunia dan kompetisi FIFA lainnya kepada investor swasta. Mereka berpendapat bahwa kejuaraan Piala Dunia merupakan salah satu warisan terbesar dalam sejarah dunia sepak bola. Oleh karena itu, turnamen ini sama sekali tidak boleh diperlakukan layaknya sebuah produk investasi yang bisa dengan bebas dilepas kepada entitas bisnis atau pihak swasta.

Baca Juga

Casemiro Resmi Bergabung dengan Inter Miami demi Bermain Bersama Lionel Messi

Casemiro Resmi Bergabung dengan Inter Miami demi Bermain Bersama Lionel Messi

Polemik yang memicu ketegangan berskala global ini bermula beberapa hari sebelumnya, tepatnya pada tanggal 28 Juli 2026. Pada saat itu, FIFA di bawah kepemimpinan Presiden Gianni Infantino merilis sebuah rencana kontroversial yang bertujuan untuk menjual sebagian saham Piala Dunia. Berdasarkan proposal yang diajukan, skema penjualan saham ini berpotensi berujung pada terbentuknya sebuah perusahaan baru. Perusahaan tersebut nantinya akan ditugaskan secara khusus untuk mengambil alih dan mengelola berbagai aneka turnamen yang saat ini berada di bawah naungan FIFA.

Gelombang penolakan terhadap rencana Gianni Infantino ini tidak hanya datang dari tingkat konfederasi secara umum, tetapi juga disuarakan secara langsung oleh masing-masing federasi nasional. Salah satu negara anggota UEFA, yakni Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA), dengan lantang menyatakan sikap mereka yang sejalan dengan konfederasi Eropa. Pihak FA menegaskan bahwa mereka berdiri bersama rekan-rekan mereka di Eropa dan mendukung sepenuhnya pandangan kolektif tersebut. FA secara terbuka menyatakan penentangan mereka terhadap rencana FIFA, mengingat pandangan fundamental mereka bahwa Piala Dunia adalah aset milik sepak bola secara keseluruhan dan harus selalu dipertahankan seperti itu.

Baca Juga

Kepala Daerah Gugat Pusat Terkait Pemangkasan Transfer Anggaran dan Tunggakan DBH

Kepala Daerah Gugat Pusat Terkait Pemangkasan Transfer Anggaran dan Tunggakan DBH

Selain dari kawasan benua Eropa, kekhawatiran yang sangat mendalam juga disuarakan oleh anggota Konfederasi Sepak Bola Amerika Utara, Tengah, dan Karibia (CONCACAF). Berdasarkan laporan dari Reuters yang menyoroti polemik ini, anggota CONCACAF turut membedah berbagai kejanggalan dalam proposal privatisasi yang diajukan oleh federasi sepak bola dunia tersebut. Mereka menyampaikan keprihatinan yang mendalam mengenai kurangnya proses hukum yang semestinya diterapkan dalam penyusunan proposal berskala global tersebut.

Lebih lanjut, pihak CONCACAF juga mengkritik tenggat waktu yang dibuat secara sangat singkat oleh FIFA terkait rencana penjualan saham ini. Kejanggalan lain yang menjadi sorotan utama dari para anggota CONCACAF adalah tidak adanya proses peninjauan maupun persetujuan dari badan tata kelola FIFA yang relevan sebelum wacana ini digulirkan ke publik. Kondisi ini semakin memperkuat alasan berbagai konfederasi dan asosiasi sepak bola di seluruh dunia untuk mempertanyakan transparansi serta menolak rencana pengalihan hak kepemilikan turnamen-turnamen besar FIFA kepada para investor swasta.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Sepak BolaFIFAUEFAPiala DuniaGianni InfantinoBoikot

Berita Terbaru Lainnya

Viral Perempuan Diduga Pakai Pin Hamil Palsu demi Duduk di Kursi Prioritas KRLDanantara dan BUMN Siap Bangun 141 Ribu Rusun Subsidi di Lahan Hibah MeikartaPerluas Sinergi Sektor Pendidikan, Bank bjb Jalin Kerja Sama Dana Pensiun dengan Universitas Al-Ma'soemCasemiro Resmi Bergabung dengan Inter Miami demi Bermain Bersama Lionel MessiIHSG Ditutup Menguat ke Level 6.186, Sektor Barang Konsumen Primer Pimpin KenaikanBulog Perkuat Kolaborasi untuk Pastikan Penyerapan Tebu Petani BloraKemenperin Ungkap Penyebab PHK Pabrik Garmen Victory Apparel dan PT Samwon di Jawa TengahLangkah Strategis Kalimantan Utara Mendukung Rantai Pasok Ibu Kota Nusantara

Paling Banyak Dibaca

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

Olahraga

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

Teknologi

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

25 Jul 2026

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

Politik

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  2. 2Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
  3. 3Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBAOlahraga 路 25 Jul 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid CloudTeknologi 路 25 Jul 2026
Keuangan
Sains
Edukasi
Manajemen
Religi
Berita Nasional
Berita Daerah
Berita Budaya
Hukum & Kriminal
Berita
Ketenagakerjaan
Pertanian
Ekonomi dan Bisnis
Ekonomi & Bisnis

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap