Berita Viral Terkini

Ujian Skuad Baru Thailand di Markas Laos pada Laga Pembuka Piala AFF 2026

Wahyu SuryaniPublished 26 Jul 2026 - 11.050 Reads
Bagikan WhatsAppX
Ujian Skuad Baru Thailand di Markas Laos pada Laga Pembuka Piala AFF 2026
Foto/Ilustrasi: tirto.id.
A-A+

Piala AFF 2026 Grup B akan menyajikan duel menarik saat Laos menjamu raksasa Asia Tenggara, Thailand, di New Laos National Stadium, Vientiane. Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 25 Juli 2026 pukul 20.00 WIB ini, bisa disaksikan secara langsung melalui siaran gratis di GTV dan iNews TV, serta layanan streaming berbayar Vision+ di saluran Sportstars 2. Laga pembuka ini menjadi panggung pembuktian bagi kedua tim dengan misi yang sangat kontras di awal turnamen.

Di atas kertas, Thailand yang dijuluki Changsuek merupakan kekuatan yang sangat dominan. Tim Negeri Gajah Putih ini menyandang status sebagai kolektor gelar terbanyak sepanjang sejarah Piala AFF dengan raihan tujuh trofi, jauh melampaui Singapura yang mengoleksi empat trofi serta Vietnam dengan tiga trofi. Sebaliknya, tuan rumah Laos memiliki catatan yang kurang mengesankan dalam turnamen regional ini. Dari 14 kali keikutsertaan mereka sejak edisi perdana, Laos belum pernah sekalipun berhasil meloloskan diri dari babak penyisihan grup.

Namun, pertandingan kali ini membawa dinamika baru seiring dengan keputusan berani dari pelatih Thailand, Anthony Hudson. Sang juru taktik memilih untuk melakukan peremajaan skuad secara radikal dengan tidak memanggil sejumlah bintang veteran seperti Theerathon Bunmathan yang berusia 36 tahun dan Chanathip Songkrasin yang berusia 32 tahun. Tidak hanya itu, nama-nama pilar penting di usia emas seperti Supachok Sarachat, Weerathep Pomphan, Supachai Chaided, Kritsada Kaman, Nicholas Mickelson, Jonathan Khemdee, Ekanit Panya, hingga Jaroensak Wonggorn juga absen dari daftar pemain.

Also Read

OJK Tegaskan Tanggung Jawab Kredivo dan KreditFazz Terkait Kasus Debt Collector di Purworejo

Langkah berani ini tentu menghadirkan keraguan di kalangan pendukung Thailand, tetapi Hudson tetap optimistis dengan keputusannya. Ia menegaskan pentingnya memulai turnamen dengan gaya bermain yang agresif dan menyerang sejak menit pertama. Pelatih asal Inggris tersebut menaruh kepercayaan penuh pada skuad mudanya dan bertekad untuk membantu mereka mengeluarkan kemampuan terbaik tanpa memberikan tekanan yang berlebihan. Untuk mengawal lini tengah, Hudson diprediksi akan mengandalkan Sarach Yooyen dan Seksan Ratree, sementara lini depan dipercayakan kepada duet Teerasak Poeiphimai dan Patrik Gustavsson.

Di kubu tuan rumah, Laos yang kini berada di bawah asuhan pelatih Vladica Grujic melihat situasi ini sebagai peluang emas untuk menciptakan kejutan di hadapan pendukung mereka sendiri. Dengan mengandalkan pemain kunci seperti penjaga gawang Keo-Oudone Souvannasangso, bek Phoutthavong Sangvilay, dan penyerang Bounphachan Bounkong, Laos siap memberikan perlawanan sengit. Skema tiga bek yang kemungkinan diterapkan Grujic diharapkan mampu meredam agresivitas para pemain muda Thailand yang haus gol.

Also Read

Strategi Cerdas Indonesia Menekan Biaya Utang Melalui Panda Bond

Secara rekor pertemuan di Piala AFF, kedua tim baru bertemu sebanyak tiga kali dengan dominasi Thailand lewat dua kemenangan dan satu hasil imbang. Satu-satunya hasil imbang tersebut terjadi pada Piala AFF 2010 di Jakarta, di mana Laos secara mengejutkan menahan imbang Thailand dengan skor 2-2. Memori manis itu menjadi motivasi tambahan bagi Laos bahwa kejutan besar bisa saja kembali terulang jika Thailand tampil lengah dengan skuad barunya.

Berita Terbaru Lainnya

Paling Banyak Dibaca