Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanNewsPopuler
Beranda/Ekonomi

Upaya Pemerintah Dorong UMKM Naik Kelas Menjadi Wirausaha Berkualitas

Wahyu SuryaniDiterbitkan 14 Agu 2026 - 01.46 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Upaya Pemerintah Dorong UMKM Naik Kelas Menjadi Wirausaha Berkualitas
Foto/Ilustrasi: mediaindonesia.com.
A-A+

Pemerintah terus berupaya memperkuat fondasi ekonomi nasional dengan mengoptimalkan peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Saat ini, Indonesia memiliki lebih dari 64 juta unit UMKM yang mampu menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja nasional. Langkah strategis terus dilakukan melalui berbagai program pemberdayaan agar para pelaku usaha tidak sekadar bertahan di sektor informal, melainkan mampu bertransformasi menjadi unit bisnis yang lebih mapan. Upaya pendorongan UMKM untuk naik kelas menjadi wirausaha berkualitas kini menjadi fokus utama dalam pembenahan ekosistem bisnis di tanah air.

Dorongan transisi ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan ekosistem kewirausahaan yang lebih terstruktur dan berdaya saing. Kementerian UMKM, melalui Deputi Bidang Kewirausahaan M Riza Damanik, bersama berbagai pihak telah membangun jaringan pendukung yang kuat. Penguatan ekosistem tersebut saat ini ditopang oleh 265 program, 753 inkubator, serta 204 kolaborator. Sampai dengan paruh pertama tahun 2026, inisiatif pengembangan kewirausahaan telah merangkul lebih dari 1.081.031 pelaku usaha serta memfasilitasi lahirnya 8.661 perusahaan rintisan. Aspek permodalan turut didorong melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) ke sektor produktif yang pada tahun 2025 porsinya melampaui 64 persen atau setara Rp270 triliun. Menjelang 12 Juli 2026, sebanyak 2,5 juta debitur telah menerima kucuran dana KUR dengan total nilai mencapai Rp159,8 triliun. Selain itu, pemerintah menerbitkan Permenko Nomor 7 Tahun 2026 mengenai Kredit Perempuan Prasejahtera (KPPS) dengan bunga flat 8 persen tanpa agunan tambahan guna mempermudah akses pembiayaan bagi pelaku usaha perempuan.

Baca Juga

Pemerintah Revitalisasi 5.000 Sekolah dan Siapkan Sekolah Nasional Terintegrasi pada 2026

Pemerintah Revitalisasi 5.000 Sekolah dan Siapkan Sekolah Nasional Terintegrasi pada 2026

Intervensi kebijakan ini mulai menunjukkan dampak positif pada struktur usaha nasional. Proporsi usaha kecil dan menengah terhadap usaha mikro mengalami peningkatan dari 3,06 persen pada tahun 2024 menjadi 3,28 persen pada tahun 2025. Di saat yang sama, rasio kewirausahaan nasional menyentuh angka 3,29 persen, melampaui target yang ditetapkan pemerintah sebesar 3,1 persen. Dari sisi legalitas dan standardisasi, sebanyak 15.650.506 usaha telah mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB). Tercatat pula 3.725.477 UMKM yang memperoleh sertifikat halal, 628.948 unit memiliki SPP-IRT, dan 1.081.599 UMKM dengan 2.112.749 produk berhasil mendapatkan sertifikasi SNI Bina UMK. Di sektor keamanan konsumsi, sebanyak 270.616 fasilitas pengelolaan pangan dipastikan telah memenuhi standar higiene dan sanitasi.

Dampak nyata juga terlihat pada perluasan akses pasar dan nilai transaksi. Ajang INABUYER 2026 berhasil mencatatkan potensi transaksi hingga Rp2,218 triliun. Pada program pemerintah, sebanyak 57.600 UMKM telah dilibatkan sebagai pemasok dalam inisiatif Makan Bergizi Gratis. Di kancah internasional, keikutsertaan dalam The 14th China Food Trade Fair membuka potensi nilai ekonomi tahunan yang mencapai Rp488 miliar. Upaya pembibitan wirausaha muda juga menunjukkan hasil positif, terbukti dari 1.173 siswa SMA dan SMK dari 45 sekolah yang sukses membukukan pendapatan kolektif lebih dari Rp483 juta melalui program Student Company. Di samping itu, badan usaha seperti Pertamina turut berkontribusi dengan menetapkan 350 pelaku usaha perempuan sebagai peserta Program PFpreneur 2026.

Baca Juga

Jumlah Pelayanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) Nasional Capai 78 Juta Peserta

Jumlah Pelayanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) Nasional Capai 78 Juta Peserta

Sebagai langkah keberlanjutan, pemerintah tengah mempersiapkan empat klaster prioritas pada tahun 2026 yang meliputi sektor pertanian dan perkebunan, wellness and beauty, olahraga, serta kuliner. Seluruh inisiatif ini bermuara pada sasaran jangka panjang yang tertuang dalam program Pro-Kesra Produktif. Program tersebut menargetkan terciptanya 10 juta penduduk yang bekerja dan berusaha pada tahun 2029, guna memastikan kelancaran transisi pelaku usaha informal menjadi wirausaha yang berkualitas dan berdaya saing tinggi.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

UMKMKredit Usaha RakyatKementerian UMKMKewirausahaan

Berita Terbaru Lainnya

Pemerintah Revitalisasi 5.000 Sekolah dan Siapkan Sekolah Nasional Terintegrasi pada 2026Mitos Musik Klasik Tingkatkan Kecerdasan Bayi dan Asal-usul Efek MozartJumlah Pelayanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) Nasional Capai 78 Juta PesertaOJK Rilis Data Terbaru Penyelenggara LPBBTI Berizin hingga Agustus 2026Peran Strategis Danantara Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 8 PersenCerita Waluyo, Warga Difabel Sleman yang Terbantu Jemput Bola Perlinsos DigitalPrabowo Ungkap Pembangunan Ekosistem Mobil Listrik di Subang, Targetkan Produksi Massal 2028Tangan Diborgol, 8 Tersangka Kasus 1,3 Ton Ketamin Tiba di Bareskrim

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

RMIT Dorong Industri Game Indonesia Naik Kelas di Tengah Potensi 153 Juta Pemain

Teknologi

RMIT Dorong Industri Game Indonesia Naik Kelas di Tengah Potensi 153 Juta Pemain

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  3. 3Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanNews

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap