Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasiKeuanganSainsEdukasiManajemenReligiBerita NasionalBerita DaerahBerita BudayaHukum & KriminalBeritaKetenagakerjaanPertanianEkonomi dan BisnisEkonomi & BisnisPopuler
Beranda/Politik

Buntut Ucapan 'Kayak Sirkus' di Komisi II DPR, Wartawan Parlemen Desak Deddy Sitorus Minta Maaf

Wahyu SuryaniDiterbitkan 31 Jul 2026 - 08.40 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Buntut Ucapan 'Kayak Sirkus' di Komisi II DPR, Wartawan Parlemen Desak Deddy Sitorus Minta Maaf
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Ketegangan terjadi di lingkungan Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, antara Koordinator Wartawan Parlemen (KWP) dan anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Deddy Sitorus. Perselisihan ini bermula dari protes keras KWP terhadap ucapan Deddy yang menyebut situasi di dalam ruang rapat "kayak sirkus". Pernyataan tersebut dilontarkan tidak lama setelah para jurnalis memasuki ruangan rapat untuk melakukan peliputan.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasi

Peristiwa tersebut terjadi ketika para wartawan tengah memantau jalannya rapat Komisi II DPR RI di depan ruang rapat Gedung Senayan, Jakarta, pada Kamis, 30 Juli 2026. Suasana berubah saat Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, terlihat mendatangi lokasi. Ketika pintu ruang rapat yang sebelumnya tertutup dibuka untuk Dasco, para wartawan ikut menyerbu masuk ke dalam ruangan. Tidak lama setelah momen tersebut, terdengar suara Deddy Sitorus yang melontarkan kalimat "kayak sirkus" serta ucapan "ke atas".

Mendengar ucapan tersebut, Wakil Ketua Bidang Administrasi KWP, Erwin Syahputra, menyatakan keberatan karena menafsirkan bahwa Deddy telah menyebut wartawan seperti sirkus. Pihak KWP merasa dilecehkan dengan pernyataan tersebut, mengingat agenda rapat komisi saat itu bersifat terbuka dan sah untuk dilakukan peliputan oleh media. Sebagai bentuk protes resmi, KWP memberikan tenggat waktu 1x24 jam kepada Deddy Sitorus untuk menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada para wartawan yang bertugas di DPR.

Baca Juga

Mobil Diduga Angkut BBM Terbakar di Bypass Bandar Lampung, Sopir Melarikan Diri

Mobil Diduga Angkut BBM Terbakar di Bypass Bandar Lampung, Sopir Melarikan Diri

Erwin menegaskan bahwa jika tuntutan permintaan maaf tersebut tidak dipenuhi dalam batas waktu yang ditentukan, KWP akan membawa persoalan ini ke ranah etik dengan melaporkan Deddy ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Selain itu, surat pelaporan tersebut juga akan ditembuskan kepada Fraksi PDIP, DPP PDI Perjuangan, hingga jajaran pimpinan DPR RI. Langkah pelaporan ini diambil bukan untuk mencari sensasi, melainkan sebagai upaya serius untuk menjaga marwah profesi jurnalis agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Menanggapi ancaman tersebut, Deddy Sitorus secara tegas membantah telah menyebut wartawan sebagai gerombolan sirkus saat rapat berlangsung. Ia menjelaskan bahwa protesnya ditujukan kepada para tenaga ahli (TA) dan staf yang berkerumun di dalam ruang rapat, padahal sudah disediakan tempat khusus di area balkon. Deddy menantang pihak-pihak yang melayangkan kritik untuk memeriksa kembali rekaman rapat guna membuktikan bahwa dirinya sama sekali tidak menyebut kata wartawan.

Baca Juga

Kecelakaan Tunggal di Jalan Raya Pluit Utara, Mobil Tabrak Tiang Listrik Hingga Roboh

Kecelakaan Tunggal di Jalan Raya Pluit Utara, Mobil Tabrak Tiang Listrik Hingga Roboh

Karena merasa tidak pernah menyinggung profesi jurnalis dalam ucapannya, Deddy menyatakan bahwa dirinya tidak perlu meminta maaf. Ia juga mengaku tidak keberatan dan mempersilakan jika KWP ingin melaporkannya ke MKD. Menurutnya, tuduhan tersebut tidak berdasar karena ia hanya meminta agar ruangan ditertibkan mengingat rapat sudah dimulai namun masih banyak orang yang berdiri.

Untuk meluruskan kesalahpahaman, Deddy membeberkan pernyataan persis yang disampaikannya dalam rapat tersebut, yakni: "Pimpinan, mohon ruangan ditertibkan, banyak sekali yang berdiri di sini, padahal ada ruangan balkon di atas. Sudah seperti sirkus kita ini." Ia menekankan bahwa teguran itu murni untuk menertibkan jalannya rapat. Apabila masih terdapat keraguan terhadap klarifikasi yang disampaikannya, Deddy menyatakan siap untuk memberikan penjelasan lebih lanjut melalui Dewan Pers.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

PDIPdpr riDeddy SitorusKWPMahkamah Kehormatan Dewan

Berita Terbaru Lainnya

Potensi Besar Kredit Karbon, Kawasan Industri Didorong Manfaatkan Lahan Hijau untuk Pendapatan TambahanTransformasi Digital UMKM, Perbandingan Metode Pembayaran Transfer Bank, E-Wallet, dan QRISPedagang Pasar Tanah Abang Semakin Aktif Siaran Langsung Menjelang Kebijakan Pajak E-CommerceHamas Buka Suara Terkait Pernyataan Donald Trump Soal Pelucutan Senjata di GazaIHSG Ditutup Menguat 1,56 Persen, Ratusan Saham Parkir di Zona HijauDukung Program 3 Juta Rumah, BTN Dorong Inovasi Material dan Perpanjangan Tenor KPRJejak Pegawai KPK dari Unsur Kepolisian dalam Pusaran Korupsi Bupati PemalangKPK Evaluasi Sistem Keamanan Dokumen Internal Usai Kasus Pemerasan Bupati Pemalang

Paling Banyak Dibaca

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

Olahraga

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

Teknologi

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

25 Jul 2026

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

Politik

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  2. 2Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
  3. 3Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBAOlahraga 路 25 Jul 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid CloudTeknologi 路 25 Jul 2026
Keuangan
Sains
Edukasi
Manajemen
Religi
Berita Nasional
Berita Daerah
Berita Budaya
Hukum & Kriminal
Berita
Ketenagakerjaan
Pertanian
Ekonomi dan Bisnis
Ekonomi & Bisnis

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap