Pemerintah Amerika Serikat melalui Departemen Pertahanan secara resmi mengumumkan pemberian kontrak bernilai sangat fantastis kepada produsen pertahanan terkemuka, Lockheed Martin. Berdasarkan pengumuman yang dirilis oleh Pentagon pada Rabu, 29 Juli 2026, Angkatan Darat AS telah memberikan kontrak jumbo senilai hingga US$58,6 miliar atau setara dengan sekitar Rp1.054,8 triliun, dengan asumsi kurs Rp18.000 per dolar AS. Dana segar ini dialokasikan khusus untuk memproduksi rudal pencegat Patriot.
Langkah strategis ini dilakukan di tengah meningkatnya kebutuhan amunisi akibat konflik global. Konflik yang terus melibatkan Amerika Serikat di era kepemimpinan Presiden Donald Trump








