PT MRT Jakarta (Perseroda) saat ini tengah mempersiapkan proyek pembangunan infrastruktur penyeberangan baru yang diberi nama Fasilitas Pejalan Kaki atau Pedestrian Deck di kawasan Dukuh Atas. Infrastruktur yang juga dikenal luas oleh publik sebagai Jembatan 'Donat' Dukuh Atas ini diperkirakan membutuhkan alokasi anggaran mencapai Rp 300 miliar. Saat ini, proyek tersebut sedang berada dalam tahapan proses tender untuk menentukan mitra kontraktor yang akan melaksanakan pembangunannya. Informasi mengenai perkiraan nilai proyek tersebut diumumkan secara langsung oleh Advisor Program Management Office Division MRT Jakarta, Agus Trihan, dalam sebuah kesempatan di Kantor MRT Jakarta pada hari Kamis, 30 Juli 2026.
Berdasarkan spesifikasi teknisnya, jembatan penyeberangan pejalan kaki ini dirancang menggunakan struktur baja. Fasilitas tersebut akan dibangun dengan diameter mencapai 100 meter. Konstruksi jembatan ini didirikan dengan ketinggian sekitar 8 meter dari Jalan Sudirman. Ketinggian tersebut dirancang guna memastikan jalan di bawahnya tetap memiliki ruang aman yang memadai, khususnya untuk akses pemadam kebakaran yang melintas di kawasan tersebut.








