Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanPendidikanBusinessPopuler
Beranda/Nasional

Aturan Baru Pembelian LPG 3 Kg Menggunakan KTP untuk Distribusi Tepat Sasaran

Wahyu SuryaniDiterbitkan 21 Agu 2026 - 19.40 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Aturan Baru Pembelian LPG 3 Kg Menggunakan KTP untuk Distribusi Tepat Sasaran
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan langkah baru untuk menata penyaluran dan pendistribusian liquefied petroleum gas (LPG) 3 kg bersubsidi di tanah air. Kebijakan ini muncul setelah pemerintah melakukan evaluasi mendalam terhadap regulasi lama yang telah berlaku sejak tahun 2009. Aturan yang diterbitkan pada tahun 2009 tersebut dipandang sudah tidak lagi sesuai dengan kondisi serta perkembangan yang terjadi saat ini. Oleh sebab itu, pemerintah mengambil keputusan untuk menyusun regulasi atau ketentuan baru secara menyeluruh terkait distribusi gas tabung melon tersebut, dan bukan sekadar melakukan revisi pada peraturan presiden (Perpres) yang sudah ada sebelumnya.

Melalui penyusunan aturan baru ini, pemerintah berencana untuk memberlakukan sistem satu harga atau single price serta mewajibkan pembeli menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) saat melakukan transaksi pembelian LPG 3 kg. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kementerian ESDM), Laode Sulaeman, menjelaskan bahwa kehadiran regulasi baru ini dirancang untuk menciptakan sistem satu harga yang seragam di masyarakat. Di samping itu, ketentuan ini bertujuan memastikan bahwa penyaluran dan pembelian gas elpiji bersubsidi benar-benar tepat sasaran dan hanya dinikmati oleh konsumen yang berhak.

Untuk memastikan ketepatan sasaran tersebut, kriteria kelayakan konsumen yang berhak membeli LPG 3 kg bersubsidi akan dibatasi secara ketat menggunakan acuan data desil kesejahteraan dari Badan Pusat Statistik (BPS). Penyaluran gas subsidi ini nantinya didasarkan pada klasifikasi tingkat kesejahteraan ekonomi masyarakat. Laode Sulaeman mengungkapkan bahwa pemerintah berencana membatasi pembelian bagi kelompok masyarakat yang berada di atas desil 4. Dengan memanfaatkan basis data dari BPS ini, alokasi gas bersubsidi diharapkan dapat disalurkan secara terarah kepada kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Baca Juga

Alur Kebijakan Seleksi CASN, Dinamika Pendaftaran CPNS, Percepatan Pengangkatan, hingga Formasi 2026

Alur Kebijakan Seleksi CASN, Dinamika Pendaftaran CPNS, Percepatan Pengangkatan, hingga Formasi 2026

Selain mengatur mekanisme verifikasi konsumen menggunakan KTP dan data desil BPS, pemerintah juga melakukan penataan ulang terhadap alur rantai distribusi gas bersubsidi. Dalam skema rantai pasok yang diperbarui ini, pemerintah menambahkan tingkatan sub pangkalan untuk memperkuat jaringan penyaluran di lapangan. Dengan adanya pembaruan tersebut, susunan urutan distribusi LPG 3 kg akan berjalan secara berjenjang, dimulai dari agen resmi, kemudian diteruskan ke tingkat pangkalan, berlanjut ke sub pangkalan, hingga akhirnya dibeli langsung oleh konsumen di titik penyaluran terakhir.

Sebelum kebijakan dan regulasi baru ini diberlakukan secara luas di seluruh penjuru Indonesia, pemerintah akan terlebih dahulu melaksanakan tahap uji coba atau proyek percontohan (piloting) selama enam bulan. Program pelatihan dan piloting selama enam bulan tersebut akan dijalankan di sejumlah wilayah terpilih, salah satunya di Jakarta Selatan. Pelaksanaan masa percontohan ini dinilai sangat penting oleh pemerintah guna mempelajari berbagai tantangan serta dinamika operasional yang mungkin timbul, sebelum sistem distribusi baru tersebut diterapkan ke daerah-daerah lain.

Baca Juga

Ketentuan Tarif Baru Paspor dan Prosedur Layanan Keimigrasian Berdasarkan PP 45 Tahun 2024

Ketentuan Tarif Baru Paspor dan Prosedur Layanan Keimigrasian Berdasarkan PP 45 Tahun 2024

Dalam mendukung kelancaran masa persiapan hingga penerapan penuh di lapangan, pemerintah juga telah menginstruksikan pihak Pertamina untuk mengambil peran aktif dalam mengedukasi publik. Pertamina diminta menjalankan pendekatan sosialisasi yang sesuai dan terarah kepada masyarakat mengenai mekanisme pengawasan pembelian berbasis KTP tersebut. Langkah sosialisasi yang matang diharapkan mampu memberikan pemahaman menyeluruh, sehingga implementasi regulasi baru dan sistem satu harga LPG 3 kg dapat berjalan dengan tertib dan tepat sasaran.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Pertaminakementerian esdmLPG 3 KgBPS

Berita Terbaru Lainnya

Langkah Melaporkan Pinjol Ilegal ke Satgas PASTI OJK Lewat Saluran ResmiKategori Layanan Medis dan Penyakit yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan Berdasarkan Aturan ResmiIntegrasi TikTok Shop dan Tokopedia Rampung untuk Penuhi Regulasi PerdaganganAturan Baru Penagihan Debt Collector Pinjol OJK dan Batasan Jam OperasionalnyaPengecekan Penerima Bansos BPNT Lewat cekbansos.kemensos.go.id dan Status KepesertaanMemastikan Legalitas Fintech Lending Lewat Daftar Pinjol Legal Terdaftar OJK TerbaruPembaruan Ketentuan dan Prosedur Klaim Jaminan Hari Tua JHT BPJS Ketenagakerjaan OnlineAlur Kebijakan Seleksi CASN, Dinamika Pendaftaran CPNS, Percepatan Pengangkatan, hingga Formasi 2026

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

RMIT Dorong Industri Game Indonesia Naik Kelas di Tengah Potensi 153 Juta Pemain

Teknologi

RMIT Dorong Industri Game Indonesia Naik Kelas di Tengah Potensi 153 Juta Pemain

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  3. 3Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanPendidikanBusiness

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap