Sebuah rekaman video yang memperlihatkan aksi penganiayaan fisik terhadap seorang anak yang masih berusia kecil telah menjadi viral dan menyebar luas di berbagai platform media sosial. Dalam tayangan visual yang memicu keprihatinan masyarakat tersebut, terlihat dengan jelas seorang pria dewasa melakukan tindakan kekerasan secara brutal. Pria tersebut tampak memukul anak kecil itu tepat di bagian kepala dengan keras. Tidak berhenti sampai di situ, pelaku juga terlihat menjambak rambut korban tanpa belas kasihan. Akibat dari rentetan tindakan kekerasan fisik tersebut, sang anak yang tidak berdaya dilaporkan mengalami luka hingga mengeluarkan darah segar yang mengalir dari bagian hidung serta mulutnya. Kejadian ini langsung mendapat sorotan dari publik yang menyaksikan rekaman tersebut.
Berdasarkan penelusuran dan informasi yang dihimpun oleh pihak berwenang, peristiwa tragis yang terekam dalam video berdurasi singkat tersebut diketahui terjadi di wilayah Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Merespons peredaran video kekerasan yang meresahkan masyarakat luas itu, jajaran kepolisian segera mengambil langkah cepat untuk memastikan kebenaran informasi di lapangan. Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Cimahi, AKBP M. Faruk Rozi, secara resmi membenarkan adanya peristiwa penganiayaan anak sebagaimana yang tergambar secara nyata di dalam rekaman video viral tersebut. Konfirmasi dari pihak kepolisian ini sekaligus memastikan bahwa insiden kekerasan terhadap anak di bawah umur itu benar-benar terjadi di wilayah hukum mereka.
5 Penyakit Nissan Lawas dan Biaya Perbaikannya, Wajib Tahu Sebelum Beli

Lebih lanjut, AKBP M. Faruk Rozi memberikan keterangan resmi kepada awak media saat dihubungi pada hari Kamis (30/7). Dalam keterangannya, perwira menengah kepolisian tersebut mengungkapkan fakta mengejutkan mengenai identitas terduga pelaku penganiayaan. Berdasarkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan awal, dapat dipastikan bahwa pria yang terekam melakukan pemukulan dan penjambakan hingga korban berdarah tersebut merupakan ayah kandung dari anak malang itu sendiri. Pihak aparat penegak hukum telah bergerak cepat untuk mengamankan terduga pelaku guna mencegah terjadinya tindakan kekerasan lanjutan dan memastikan proses hukum dapat segera diimplementasikan.
Saat ini, ayah kandung yang menjadi terduga pelaku kekerasan fisik tersebut telah berhasil diamankan oleh pihak berwajib dan dibawa ke Markas Kepolisian Sektor (Polsek) Sindangkerta. Di lokasi tersebut, terduga pelaku sedang menjalani proses pemeriksaan serta interogasi secara intensif oleh tim penyidik kepolisian. Penahanan sementara di Polsek Sindangkerta ini merupakan bagian dari prosedur standar operasional kepolisian dalam menangani kasus tindak pidana, terutama yang melibatkan kekerasan terhadap anak. Tim penyidik terus menggali keterangan dari terduga pelaku untuk mengetahui secara pasti apa yang mendasari tindakan kejam terhadap darah dagingnya sendiri.
Viral Rombongan Moge Cekcok dengan Pengendara Mobil di Ciputat, Tangsel, Ini Klarifikasi MBCI Bogor

Meskipun terduga pelaku telah ditangkap dan diamankan di Polsek Sindangkerta, proses penegakan hukum masih terus berjalan tanpa henti. Kepolisian menyatakan bahwa mereka masih mendalami motif utama serta mengurai seluruh rangkaian peristiwa yang menyebabkan bocah kecil tersebut menjadi korban dugaan kekerasan fisik. Untuk memastikan kelengkapan berkas perkara dan memperkuat konstruksi hukum, polisi juga telah merencanakan sejumlah agenda penyidikan lanjutan. Dalam waktu dekat, petugas akan memanggil dan memeriksa sejumlah saksi yang dianggap mengetahui, melihat, atau mendengar peristiwa penganiayaan di Kecamatan Cipongkor tersebut. Selain itu, pengumpulan berbagai alat bukti tambahan juga terus diupayakan guna melengkapi seluruh tahapan proses penyidikan sebelum kasus ini dilimpahkan lebih lanjut.






